Tips Jadi Mahasiswa Berprestasi

Tuesday, August 22, 2017

Setiap mahasiswa berkeinginan untuk menjadi mahasiswa berprestasi baik akademik maupun non akademik. Nah untuk menjadi mahasiswa berprestasi langkah apa yang harus kita lakukan? Ingin tahu bagaimana caranya? yuk guys, baca artikel ini....

8 tips jadi MaPres (Mahasiswa berprestasi)
Awal memasuki dunia Universitas, ketika acara inagurasi atau pengesahan status sebagai mahasiswa biasanya akan ditampilkan beberapa mahasiswa lama yang cukup berprestasi di perguruan tinggi. Penilaian mahasiswa berprestasi tersebut dilihat dari nilai-nilai akademik yang menonjol dibandingkan mahasiswa lain (Score Indeks Prestasi Semester), keaktifan di berbagai organisasi, serta kontribusi terhadap perguruan tinggi atau masyarakat sekitar. Nah, disini saya akan mengulas delapan tips menjadi mahasiswa berprestasi.

  1. Belajar dengan Cerdas
Hal utama yang dibutuhkan untuk meraih predikat mahasiswa berprestasi (mapres) adalah nilai baik dan melebihi rata-rata. Seorang mahasiswa harus tahu cara belajar dengan cerdas, bukan hanya belajar dengan keras hanya ketika ujian (SKS/ Sistem Kebut Semalam).
Belajar dengan cerdas dimulai dari dalam kelas. Kita bisa memulai dengan duduk di barisan paling depan sehingga meminimalisir gangguan yang akan diterima. Duduk di barisan depan juga akan membuat seorang mahasiswa lebih fokus mendengarkan dosen dan lebih berpotensi dikenal dosen karena terlihat ambisius dalam belajar. Banyak mahasiswa yang terlalu meremehkan waktu belajar di kelas. Mereka juga kurang mempersiapkan materi dengan baik sehingga yang ada adalah rasa bosan dan mengantuk di kelas. Pastikan Anda bukan salah satu diantaranya, jika ingin berhasil menjadi mapres (mahasiswa berprestasi).

  1. Persiapkan dan Review Materi Kuliah
Proses pembelajaran di kelas-kelas perkuliahan tentunya jauh berbeda dengan proses belajar di bangku sekolah. Di bangku kuliah, Anda akan merasakan bahwa dosen mengajarkan materi 5 kali lebih cepat dibandingkan dengan guru sekolah. Oleh karena itu, anda harus proaktif mempersiapkan materi sebelum masuk kelas. Dosen akan memberikan rencana materi kuliah di awal semester, sehingga mahasiswa dapat memperkirakan apa yang akan dipelajari sebelum masuk kelas.
Jangan lupa untuk mereview setelah kelas berakhir, sehingga Anda tidak hanya menghafal materi kuliah, namun juga bisa memahaminya. Rata-rata mahasiswa berprestasi memiliki kemampuan memahami yang lebih tinggi dibanding mahasiswa rata-rata lainnya.

  1. Asah Kemampuan yang Tidak Diwajibkan

Selain mengejar nilai akademik, tentunya seorang mahasiswa berprestasi harus mampu mengasah sendiri kemampuan-kemampuan non akademik yang tidak diajarkan dalam perkuliahan. Seperti halnya mempelajari bahasa asing (otodidak atau kursus) hingga lancar bercakap-cakap dan mengikuti berbagai lomba terkait program studi Anda.
Kemampuan ini sebetulnya tidak akan diujikan, namun akan membuat pengalaman berkuliah menjadi lebih kaya sehingga ketika lulus nanti, anda tidak hanya mendapatkan nilai yang baik, namun juga berbagai kemampuan tambahan yang diperlukan untuk bersaing di era global ini.
  1. Aktif di Organisasi Sesuai Passion

Tidak akan mampu seseorang meraih predikat mahasiswa berprestasi jika setiap hari mereka hanya fokus kuliah tanpa berinteraksi dengan mahasiswa lain dalam organisasi yang sejalan dengan ilmu yang dipelajari atau passion.
Banyak sekali hal-hal yang dapat dipelajari dengan berperan aktif dalam organisasi, seperti cara mengatur waktu sehingga seimbang antara organisasi dan belajar, berinteraksi dengan orang lain, mencari solusi akan berbagai masalah dan masih banyak lagi.
Hidup di dunia ini tidak sendiri, tentunya anda memerlukan kerjasama dengan orang lain untuk mewujudkan berbagai ide yang baik. Dengan aktif berorganisasi, anda sudah selangkah lebih dekat menjadi mahasiswa berprestasi.

5. Bangun Koneksi Luas (Dosen, senior, dan  teman-teman baru)

Saat-saat berkuliah adalah saat yang paling penting untuk membangun koneksi dengan berbagai tipe manusia dimana program studi, suku, ras, agama, dan golongannya berbeda. Dari bangku kuliah, anda harus pandai menjaga hubungan baik dengan orang lain sehingga nama anda dikenal sebagai nama orang yang bereputasi baik.
Membangun koneksi di masa perkulihan mungkin belum begitu terasa manfaatnya, namun ketika lulus nantinya, ternyata koneksilah yang berkontribusi besar bagi masyarakat. Rata-rata mahasiswa berprestasi memiliki hubungan yang baik dengan teman-teman, senior, maupun dosen. Dari hubungan yang baik dengan semua orang inilah mahasiswa juga bisa direkomendasikan menjadi mapres. Membangun koneksi dapat pula dilakukan melalui konferensi, seminar, atau lainnya, sehingga semakin besar kesempatan untuk belajar dan lebih banyak orang yang mengenal anda.

6. Punya Tujuan Jelas

Jika bertanya pada mahasiswa berprestasi, biasanya Anda akan langsung mendapatkan jawaban yang jelas, seperti pertanyaan mengenai apa kesibukannya saat ini, apa yang ingin diraihnya dalam perkuliahan tahun berikutnya, bahkan apa yang ingin dilakukannya setelah lulus kuliah. Oleh karena itu, selagi masih menjadi mahasiswa baru, cobalah untuk memikirkan dengan sungguh-sungguh tujuan Anda berkuliah, sehingga dapat menentukan target yang konkrit.
Belajarlah dari mahasiswa berprestasi tahun sebelumnya bagaimana menghadapi tantangan-tantangan yang memungkinkan timbul selama proses mencapai target dan tujuan tersebut. Setelah itu, tanamkan pada benak anda dan jadikan sebuah target yang harus diraih.  Jangan lupa, Anda juga harus berkomitmen untuk meraihnya.

7. Berpikiran Terbuka

Kebanyakan orang yang berhasil menjadi mahasiswa berprestasi memiliki pemikiran yang tebuka dan mudah diajak diskusi mengenai berbagai hal. Oleh karena itu, jika anda ingin menjadi mahasiswa berprestasi, cobalah untuk memperbanyak berdiskusi, tidak hanya dengan teman, namun juga dengan dosen dan seluruh komponen akademika di perguruan tinggi.
Berdiskusi akan membuka pemikiran-pemikiran baru serta membuat seseorang lebih hidup dalam menjalani dunia perkuliahan. Dengan pikiran terbuka, tentunya ilmu- ilmu baru akan  lebih mudah masuk.
Terimalah pujian tanpa meninggikan diri sendiri dan terima pula kritikan orang lain sebagai keuntungan untuk memperbaiki diri. Tidak perlu sakit hati jika ada yang berkomentar anda terlalu ambisius mengejar predikat mahasiswa berprestasi, anggap saja mereka bertindak demikian karena merasa malu tidak memiliki semangat sebesar diri Anda.

8. Miliki Mentor yang Hebat

Setiap mahasiswa berprestasi membutuhkani seorang mentor yang dapat menjadi panutan dan dapat dimintai saran. Mentor ini bisa didapatkan melalui hubungan baik dengan mahasiswa berprestasi sebelumnya, sehingga lebih jelas jika ingin bertanya kiat-kiat menjadi mapres. Pilihlah seorang yang bersedia menjadi mentor selama berada di dunia perkuliahan, dan jangan lupa nantinya Anda harus siap juga menjadi mentor bagi junior yang ingin berjuang mendapatkan apa yang sudah diraih.
Mentor yang hebat bisa didapatkan darimanapun. Maka dari itu, banyaklah bergaul dan jangan hanya belajar saja jika ingin mendapat predikat sebagai mahasiswa berprestasi yang sangat prestigius.
Demikianlah 8 kiat bagi anda yang ingin atau sedang berjuang menjadi mahasiswa berprestasi. Jangan lupa niatkan dengan kuat dan memohon restu orang tua, serta menjauhkan diri dari lingkungan yang kurang baik demi tercapainya cita-cita menjadi mahasiswa berprestasi.


Oleh : Vanila Hapsari (Kader ForSHEI 2016)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »