Trik Super Rahasia Meraih IPK Tinggi

Wednesday, August 29, 2018 Add Comment
Indeks Prestasi Kumulatif atau biasa disebut IPK menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh mahasiwa. Apalagi bagi kalian yang baru akan menjadi mahasiswa, penting sekali untuk belajar mengambil strategi menjalani perkuliahan. Walaupun esensi dari kuliah adalah mencari ilmu tapi bukan berarti kita mengabaikan nilai IPK. 
Sumber gambar : maranoaplusmore.com.au

Berikut adalah beberapa trik super yang perlu di coba untuk meraih IPK tinggi.

1. Tetapkan alasan untuk meluruskan niat.

Penting sekali bagi kalian untuk mencari objek untuk menjaga semangat belajar. Objek yang dimaksud adalah alasan atau latar belakang yang menjadi pegangan. Karena setiap langkah yang ditempuh dalam perjalanannya akan ada fase dimana kalian mulai bosan, putus asa dan hal lain yang akan mengurungkan niat baik. Jadi walaupun tujuannya baik untuk mendapatkan IPK, bukan berarti kalian mengabaikan esensi perkuliahan yaitu mencari ilmu. Jangan menghambat pada IPK dan menghalalkan segala cara untuk meraih IPK tinggi. Maka dari itu catat hal penting yang memotivasi, dan ketika semangat mulai turun cobalah untuk melihat kembali apa alasan kalian mengusahakan ini.

2. Konsisten dalam belajar

Belajarlah menjadi orang yang pandai mengatur waktu. Bukan kalian yang diatur oleh waktu, tapi kalianlah yang seharusnya mengatur waktu. Belajar itu bukan mengenai seberapa banyak buku dan lamanya anda membaca buku, mendengarkan atau latihan soal. Tetapi seberapa konsisten kalian melakukan rutinitas belajar. Akan menjadi percuma jika buku yang dibaca banyak, lama membaca, tapi itu hanya dikerjakan selama satu atau dua hari. karena otak manusia memiliki kapasitas waktu dalam mengingat. Itulah alasannya mengapa kita harus menjaga intensitas kita dalam belajar.

3. Belajar mengarahkan pikiran bukan mengandalkan hafalan.

Kalian harus sadar bahwa mahasiswa beda dengan siswa SMA atau SMP yang hanya menerima materi, menghafalkan lalu menuliskannya kembali. Kalian dituntut untuk berpikir keras memahami dan mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata, bukan menyimpannya hanya sebagai teori. Maka dari itu fokuskan pikiran kalian ketika di kelas. Belajarlah menangkap esensi kalimat yang disampaikan dosen. Kaitkan dengan fenomena yang ada dimasyarakat, maka dengan kalian bisa memahami apa ilmu yang disampaikan secara otomatis kalian akan hafal.

4. Mengerjakan tugas

Tugas yang diberikan dosen sangat beragam dan 80% sangat erat kaitannya dengan tulisan. Karena kalian akan dituntut untuk terus menulis, baik melalui makalah, penelitian, jurnal dan lainnya. Selesaikan tugas dengan sebaik mungkin, karena tugas juga memiliki presentase penilaian dalam menentukan IPK. Selain itu, kerjakan tugas sesuai dengan instruksi dosen dan kumpulkan pada waktu yang tepat.

5. Aktif di kelas

Penting perannya kalian aktif di kelas apabila ingin meraih IPK tinggi. Aktif di kelas ini bisa berupa kalian selalu bertanya ketika dosen memberikan kesempatan bertanya. Beranikan diri untuk selalu bertanya, karena dosen pasti menyukai mahasiwa yang kritis. Pertanyaan bisa berkaitan dengan materi yang baru saja disampaikan atau bisa saja bertanya hal lain yang belum disampaikan yang kebetulan kalian sudah membacanya.
Dalam perkuliahan akan kalian temui kegiatan presentasi kelompok atau individu. Biasanya dalam presentasi pasti akan dibuka sesi tanya jawab, maka dari itu baik nya kalian belajar mengenai materi presentasi yang akan disampaikan ketika malam atau hari sebelumnya. Siapkan pertanyaan yang berbobot, bahkan jika perlu siapkan pertanyaan yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang terjadi di masyarakat.

6. Usahakan absensi lengkap

Absensi memiliki presentase dalam menentukan IPK. Maka kalian harus mengikuti aturan kampus tentang jumlah minimal kehadiran yang harus dipenuhi dari keseluruhan pertemuan kuliah. Biasanya 75% kehadiran menjadi penentu keluar tidaknya nilai anda pada akhir semester, berarti kalian hanya akan diberi kesempatan tidak hadir sebanyak empat kali. Jika lebih dari itu maka dipastikan nilai anda tidak keluar. Tapi perlu anda ketahui, bahwa hal tersebut bisa dikompromikan dengan dosen. Apabila alasan anda jelas seperti sakit dan ada surat dokter, atau kegiatan penting yang berkaitan dengan kampus maka dosen akan memakluminya dan biasanya akan menganggap kalian hadir. Jadi gunakanlah kesempatan ketidakhadiran dengan sebaik-baiknya untuk kegiatan positif.

7. Membentuk kelompok diskusi

Carilah teman yang nyambung ketika diajak diskusi, entah itu satu atau dua. Tapi akan lebih baik jika anda memiliki banyak teman diskusi. Titik tekannya dari maksud tersebut adalah supaya kalian dapat bertukar pikiran, melatih berpikir kritis dan mendapatkan ilmu baru dari pendapat teman kalian. Karena dengan berdiskusi kalian akan mendapat banyak ilmu lebih ketimbang hanya mengandalkan keterangan dosen. Manfaat lainnya adalah ketika ada penjelasan dosen yang kurang bisa dipahami, maka itu bisa menjadi bahan diskusi kalian, karena terkadang keterangan dosen agak sulit dipahami.

8. Aktif berorganisasi

Disarankan kepada kalian sebagai mahasiswa untuk aktif dalam organisasi. Minimal bergabung dengan organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan keilmuwan atau keahlian sesuai disiplin ilmu yang kalian tekuni, karena dalam organisasi juga akan mengantarkan anda pada prestasi baik akademik maupun non akademik. Karena biasanya dosen juga memperhatikan mahasiswa siapa saja yang aktif dalam organisasi dan akan lebih baik organisasi tersebut melatih anda berpikir kritis, dan bisa mendorong anda untuk aktif di kelas.

Demikian adalah beberapa trik yang harus kalian coba, apalagi kalian sebagai mahasiswa baru yang belum paham permainan dalam dunia perkuliahan. Pada intinya adalah kalian harus bisa mengambil kesempatan belajar sekecil apapun, baik di kelas, di rumah, organisasi, bahkan dengan teman dekat kalian sekalipun. Karena ilmu ada dimanapun ketika kalian berniat mencarinya. Tidak harus dengan duduk di kelas memegang pulpen dan buku, karena apapun yang ada disekitar kita adalah hasil dari keindahan ilmu.


Oleh : Devi Nur Havifah (Kader 2017)

NgAktivis? Tapi Takut Salah Organisasi? : Kaidah Asyik Memilih Organisasi

Saturday, August 25, 2018 Add Comment



Sebagai mahasiswa, jangan sampai kegiatan kalian nanti hanya berkisar di kos dan kelas saja! Mengaktualisasi diri merupakan suatu keharusan pula bagi mahasiswa. Nah untuk mengaktualisasi diri, ada banyak organisasi kampus yang bisa kalian ikuti. Karena banyak pelajaran yang bisa didapat dan tidak diperoleh di dalam kelas, bisa diperoleh diorganisasi, tetapi jangan asal masuk organisasi ya, karena selain kurang bermanfaat malah akan membebani dirimu. Nah ini ada beberapa tips buat kalian agar tidak salah pilih organisasi. Yuk simak!

1.      Niatkan lah untuk berorganisasi
Segala sesuatu itu dimulai dari niat. Nah, niatkan dalam hati kalian untuk mantap berorganisasi karena nanti apabila tidak memantapkan niat maka fokus kalian bisa saja terpecah dan menjadi tidak all out.

2.     Ketahui dan carilah yang sesuai bakat dan minat mu
Banyaknya organisasi di kampus tentu membuat kalian bingung. Beberapa diantaranya ada yang bergerak dalam bidang keagamaan, olahraga, keilmuwan seperti forshei (Forum Studi Hukum Ekonomi Islam) yang bergerak dalam kajian ekonomi Islam dan masih banyak lagi. Sudah menjadi suatu keharusan bagi kalian untuk mengetahui apa bakat dan minat kalian karena dengan mengetahuinya, akan memudahkan untuk memilih organisasi apa yang bisa membantu mengembangkan bakat dan sesuai minat kalian.

3.      Jangan asal ikut-ikutan
Ada banyak penyakit yang sering diderita oleh mahasiswa baru ketika memilih organisasi. Salah satunya yaitu, asal ikut-ikutan. Karena teman kalian memilih suatu organisasi lantas kalian memutuskan untuk mengikuti organisasi tersebut. Padahal belum tentu organisasi yang cocok untuk teman kalian cocok juga untuk kalian. Ingat ya, pilihlah organisasi yang benar-benar sesuai dengan bakat dan minat kalian seperti yang dibahas di poin sebelumnya.
  
4.      Fokus
            Penyakit lainnya adalah kurang fokus. Karena bingung dengan begitu banyak organisasi kampus yang menarik lantas kalian memilih banyak organisasi. Selain akan membebani kalian. Kebanyakan memilih organisasi juga malah akan membuat diri kalian tidak fokus dengan apa yang ingin kalian dapatkan dari organisasi tersebut. Hal tersebut tentu menjadi tidak efektif dan kurang produktif. Oleh karena itu kalian harus fokus dalam satu atau dua organisasi saja.
 
5.      Bermanfaat
Ini yang paling penting ya, pilihlah organisasi yang bermanfaat. Pertimbangan untuk memilih organisasi adalah manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mengikutinya. Kita bisa memilih organisasi yang bisa menambah motivasi belajar, kemampuan dan keterampilan, serta mendapatkan teman-teman baru.


        
    Sumber gambar : inspiratorfreak.com


Oke, mungkin itu ya teman-teman tips buat kalian supaya tidak salah dalam memilih organisasi. Tapi, tetap ingat jangan terlalu sibuk berorganisasi sehingga melupakan kewajiban kalian sebagai mahasiswa yaitu kuliah dan belajar.


Oleh : Bintang Mahardika (Kader 2017)

Tempat Kongkow di UIN Walisongo

Thursday, August 23, 2018 Add Comment

         Kampus merupakan salah satu wadah belajar formal yang berada di lingkup pendidikan. Kampus atau yang lebih dikenal sebagai universitas bukan lagi seperti sekolah biasa. Karena di dalamnya terdapat berbagai peran setiap orangnya dan juga memiliki kebebasan dalam bergaul. Kata guru dan pelajar tidak digunakan melainkan istilah mahasiswa dan dosen. Istilah tersebut sebenarnya menunjukan sesuatu yang sangat signifikan bagi para pelajar. Karena mereka yang berada di kampus dianggap lebih dewasa, lebih bijak dan sudah pandai mengatur diri sendiri. 

          Mengapa istilah tersebut di bedakan? bukan hanya karena melihat usaha pertumbuhan atau pun perkembangan seorang pelajar. Pada teknik pembelajarannya pun mereka sudah dibedakan dengan pelajar di bawahnya seperti SLTA, SLTP, dan SD. Pada perguruan tinggi mahasiswa lebih diberi kebebasan dalam pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas. Contohnya saja mereka sudah tidak ada lagi aturan terkait seperti dilarang merokok atau dilarang membawa alat elektronik. Karena mereka dianggap sudah dewasa, atau sudah bijak dalam memilih dan memilah dalam melakukan suatu hal. 

       Namun, dalam sistem pembelajaran antara pelajar dan mahasiswa sama saja pada umumnya. Mereka tetap belajar menggunakan meja dan kursi, terdapat pengajar, menggunakan beberapa alat tulis, dan lain sebagainya. Perbedaannya mereka cendurung diberi kebebasan dalam mengatur kelas, tidak seluruhnya dibebankan pada dosen. Mahasiswa diberi hak memberi materi, menyanggah, bahkan menolak materi. Namun, mereka tetap harus bertanggung jawab dengan segala protes yang dilakukannya. 

    Selain belajar di dalam ruangan, mahasiswa sering beradaptasi dengan dunia luar.  Mahasiswa boleh membangun pembelajaran kelas sendiri tanpa bantuan dosen. Dengan membuka beberapa kelas diskusi yang dibawahi oleh organisasi intra kampus maupun ekstra kampus. Dalam pembelajaran biasanya didampingi oleh kakak senior yang lebih berpengalaman. Mereka biasa sebagai pengisi dalam ruang diskusi tersebut. Sebab, dianggap lebih berwawasan dan berpengalaman untuk saran masukan yang lebih baik.

        Dari dua jenis pembelajaran yang ada di lingkungan kampus tersebut (pembelajaran luar dan dalam ruangan) mahasiswa tidak hanya membutuhkan bangunan-bangunan besar, kelas-kelas luas. Namun juga, taman–taman, atau tempat duduk out door yang sekiranya cocok untuk melakukan pembelajaran di sana. Berikut ini contoh tempat asik untuk belajar di luar ruangan yang berada di lingkungan  UIN Walisongo Semarang.

         UIN Walisongo Semarang merupakan  salah satu perguruan tinggi Islam negeri yang ada di Semarang. Kampus yang membuka kapasitas mahasiswa 3500 – 4000 orang pertahun, jumlah tersebut terdiri dari perempuan dan laki-laki. Berhubung karena jumlah mahasiswa lumayan banyak sehingga dibangun gedung–gedung tinggi yang berjejer sebagai sarana kelas indoor yang disediakan. Terdapat juga beberapa taman, lahan kosong, aula, gazebo, dan tempat–tempat lain yang sangat mendukung untuk belajar di luar.

         Contohnya, gazebo yang berada di UIN Walisongo banyak mahasiswa menyukai tempat tersebut. Lokasi gazebo berada di dua tempat yaitu di Fakultas Syariah dan Hukum, dan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora. Gazebo yang terletak di Fakultas Syariah berada tepat di depan sebelah barat kantor Fakultas Syariah. Sedangkan gazebo milik Fakultas Ushuluddin berada di belakang kantor Fakultas Ushuluddin. 

         Gazebo Syariah sangat terbuka, terdiri dari atap, kursi dan meja permanen. Namun fasilitas tetap ada seperti wifi, dekat dengan perpustakaan Fakultas, taman dan ada beberapa kantin kejujuran. Sedangkan gazebo Ushuluddin relatif lebih nyaman dan aman. Karena, gazebo berbentuk seperti kelas namun lebih kecil. Gazebo Ushuluddin memiliki fasilitas yang sama dengan gazebo Syariah yang memjadi pembeda yaitu pada nuansa yang lebih sejuk.

        Kedua gazebo tersebut sangat disukai mahasiswa karena tempatnya yang nyaman, aman, bahkan menenangkan. Maka tidak jarang ditemukan banyak mahasiswa berada di sana. Banyak ragam kegiatan yang mereka lakukan, ada yang sibuk dengan laptopnya, bermain gadget, berdiskusi dengan dosen, dan berdiskusi dengan mahasiswa lainnya.

    Dari dua tempat nyaman tersebut, pastinya sangat membantu proses belajar mahasiswa. Mereka dapat lebih dekat dengan alam, mendapatkan inspirasi, dan udara segar pastinya. Tentunya sebagai mahasiswa yang pandai kita harus pintar – pintarnya memanfaatkan fasilitas kampus yang ada. Agar proses belajar kita semakin baik, ilmu dapat masuk kedalam hati dan pikiran kita dan pastinya bermanfaat bagi diri kita sendiri maupun orang lain.

        Selain dua gazebo andalan tersebut, ada tempat lain yang tak kalah asyik. Tempat itu adalah lapangan samping audit dua, kampus tiga UIN Walisongo Semarang. Tempat ini sangat familiar di kalangan mahasiswa aktifis. Selain tempatnya yang luas, mampu menampung banyak orang, dan udaranya segar karena disekelilingi pepohonan. Lapangan ini sangat hobi untuk dijadikan tempat berkumpulnya mahasiswa melakukan kegiatan keorganisasiaannya. Baik untuk diskusi, rapat, pemberangkatan atau perpulangan lepas kegiatan di luar kampus, dan kegiatan lainnya. 


          Bukan hanya lapangan samping audit dua, kampus tiga yang memiliki tempat luas. Ada tempat luas lain seperti lapangan umum, halaman gedung A dan B, taman dakwah, dan tempat lain. Tempat tersebut tak kalah ramai, dipenuhi banyak mahasiswa yang sedang melangsungkan kegiatan out doornya. Terkadang mereka pun membuka stand per organisasi sebagai tanda pengenal. Namun di tempat–tempat tersebut tidak banyak mendapat saluran wifi dari kampus kerena tempatnya yang sedikit jauh dari gedung, salain itu tempatnya rawan hujan karena memang berada di luar ruangan. 

    Perpustakaan yang biasa dijadikan tempat membaca buku, ternyata salah satu tempat favorit mahasiswa UIN Walisongo. Bukan di dalam ruangannya, melainkan di luar ruangan. Banyak mahasiswa berkumpul di teras perpustakaan untuk sekedar hunting wifi, mengerjakan tugas, atau bahkan hanya mengisi daya batrai. Selain tempat out door yang tak terkena hujan dan full wifi, perpustakaan memfasilitasi stop kontak di beberapa bagian teras perpustakaan. Yang membuat mahasiswa minim daya batrai betah disana. 

      Apabila tempat–tempat di atas yang sudah disebutkan kebanyakan duduk ala lesehan. Ada beberapa taman pula yang menggunakan tempat duduk permanen yang disediakan kampus. Seperti kopma, taman nyamuk, taman revolusi, dan tempat duduk yang di sisi–sisi fakultas lainnya. Tempat tersebut cukup nyaman, sangat sejuk karena diatapi banyak pohon dan tentunya banyak tempat duduk disana. Sedangkan kopma, lebih famililar seperti cafe kampus ala mahasiswa yang menjual makanan siap masak siap makan dan siap minum. Cafe ala mahasiswa tersebut selalu dipenuhi mahasiswa karena terkenal dengan harganya yang murah tetap mengenyangkan dan banyak pilihan makanan dan minuman.

          Tempat di atas adalah beberapa opsi yang dapat dimanfaatkan untuk sekedar nongkrong bersama teman atau bahkan melakukan diskusi atau rapat. Namun, belum seluruhnya disebutkan mengingat ada banyak sekali tempat yang dapat dimanfaatkan di UIN Walisongo. Untuk lebih jelasnya lagi, mari para mahasiswa lebih mendetail dalam mengenali kampus tercinta UIN Walisongo agar dapat mengetahui setiap sudut yang berada disana. 

Oleh : Itsna Tifani (Kader 2017)

Kebangkitan Zakat Melalui Aplikasi Online Untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Saturday, August 11, 2018 Add Comment
 Pertumbuhan ekonomi di Indonesia, bahwasanya Indonesia ini adalah negara yang luas dan kaya akan alamnya. Tetapi Negara Indonesia jauh tertinggal di banding dengan negara kecil tetapi mampu membangun industri manufaktur, sehingga Indonesia terlihat lebih miskin dari negara yang sempit akan alamnya. Contohnya Singapura, negaranya kecil namun lebih maju dari Indonesia, karena Singapura membangun industri manufaktur. Hubungannya dengan keuangan publik Islam yaitu bagaimana keuangan publik Islam di distribusikan salah satunya untuk membangun industri manufaktur.
 
            Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, bahwa kemiskinan dan ketimpangan merupakan isu dunia yang harus diatasi secara bersama-sama. Salah satu yang bisa dilakukan dengan melibatkan banyak sektor, salah satunya industri  keuangan syariah. Tulisan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat masyarakat untuk membayar zakat di dukung dengan hadirnya aplikasi e-mobile, juga untuk mengobarkan semangat masyarakat untuk membayar zakat, di tambah lagi dengan keadaan pertumbuhan ekonomi yang sangat lamban semoga dapat menggugah masyarakat akan kebermanfaatan seseorang bagi negara dan sesamanya dalam pemerataan karunia Allah SWT.

            Sebelum berbicara bagaimana cara untuk menumbuhkan perekonomian nasional, kita baiknya mengetahui instrumen-instrumen ekonomi Islam terlebih dahulu. Instrumen-instrumen ekonomi Islam, seperti zakat, wakaf, shodaqoh, infaq, hibah dan lain sebagainya. Namun, kita telah mengetahui bahwa instrumen yang sangat berpengaruh adalah zakat, karena zakat juga adalah sebuah perintah wajib dari Allah untuk umat Muslim dalam rukun Islam. Tetapi, bukan berarti instrumen lain tidak penting, bisa di katakan bahwa zakat itu di urutan pertama dalam potensinya. Dalam berita online di sindonews.com menghadirkan dengan jelas cara-cara menggunakan aplikasi online untuk membayar zakat. Pertama kita mengunduh terlebih dahulu aplikasi BSM kemudian ikuti saja step-step yang terdapat pada google playstore. Rizky Wisnoentoro menambahkan, ketika sudah melakukan scan, punya aplikasi, punya rekening BSM, lalu sisa prosesnya dilakukan di back office perusahaan. "Simpel kok, intinya QR ini kita hadirkan untuk memudahkan masyarakat untuk bayar zakat, infaq, shodaqoh secara modern. Sebab data di kita itu sebagian (nasabah) muslim berada di kelas menengah," pungkasnya.

            Dari data laporan Wearesocial bahwa masyarakat Indonesia 130 juta orang  telah menggunakan internet dan dari ratusan juta pengguna internet di Indonesia 60 % telah mengakses internet malalui handphone, tidak hanya masyarakat dewasa, anak kecilpun sudah piawai dalam menggunakan handphone. Jadi tidak di ragukan lagi bahwa semangat masyarakat untuk membayar zakat dapat di dukung dengan hadirnya aplikasi online untuk membayar zakat.  Sudah terpapar jelas mekanisme bagaimana umat Muslim lebih mudah untuk membayar zakat tanpa susah payah harus mendatangi lembaga-lembaga atau badan yang mengurus zakat.

            Namun sembari hadirnya aplikasi e-mobile BSM untuk membayar zakat pada era millennial ini, dalam hal sosialisasi menjelaskan pentingnya zakat pada pertumbuhan perekonomian nasional kepada masyarakat jangan sampai terputus. Karena di samping masyarakat modern terdapat juga masyarakat yang masih awam akan instrumen ekonomi Islam. Badan dan Lembaga amil zakat juga tetap memainkan perannya yang professional, karena tidak sedikit pula masyarakat miskin yang belum mampu mempunyai handphone untuk menyeratakan kesejahteraan hidupnya dengan masyarakat yang sudah mampu, karena semuanya membutuhkan proses.            Pertumbuhan ekonomi di lihat dari bagaimana Negara membangun industri manufaktur. Indonesia sendiri sebagian besar masyarakatnya masih berhenti pada negara agraris, namun ada pula yang sudah pasca agraris tapi masih diam dan belum mengenal industri manufaktur. 
 
            Menurut pemerhati praktisi pendidikan juga seorang cendikiawan muslim yaitu Bapak Komaruddin Hidayat memaparkan pada acara televisi yaitu economic challenges bahwa masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim harus punya mental membangun, mental kaya, jadi jangan mustahik terus tetapi menjadi muzakki. Solusi untuk ini adalah praktisi-praktisi ekonomi Islam harus bergerak dan sadar lebih awal bahwa sumber penerimaan negara dari instrumen ekonomi Islam sangat di butuhkan dalam kemajuan perkembangan ekonomi nasional. Praktisi-praktisi ekonomi Islam juga turut andil dalam menyampaikan ilmu kepada para pelajar khususnya mahasiswa yang akan terjun langsung dalam dunia masyarakat. Karena masalahnya juga ada pada pengajar mahasiswa yang hanya berorientasi pada materi tanpa praktek dan monoton pada satu buku. Praktisi-praktisi ekonomi Islam menggambarkan kepada mahasiswa bahwa zakat peranannya sangat penting dan sudah dapat membayar zakat dengan menggunakan aplikasi e-mobile pada era millennial saat ini, sehingga nantinya mahasiswa mampu menyampaikan kepada orang tua mereka apa yang mereka dapat di bangku kuliah dan dapat menyebar ke tetangga-tetangga hingga masyarakat luas bahwa kini zakat dapat dengan mudah untuk ditunaikan lewat aplikasi e-mobile.


Sumber gambar : geniusecommerce.com

            Aplikasi e-mobile di gunakan untuk pembayaran online ini dapat mengahadapi era modern pada saat ini. Lalu bagaimana dengan badan atau lembaga yang masih menggunakan cara konvensional? Jawabannya adalah ikut serta bergabung untuk menggunakan aplikasi e-mobile agar tidak tertinggal dengan zaman sekarang yang serba online, karena tidak menutup kemungkinan bahwa orang-orang kebanyakan akan menggunakan smartphone. Ada juga pertanyaan bagaimana dengan masyarakat di pelosok jika menggunakan smartphone sedangkan sinyal di pelosok sangat susah di dapat? Nah, inilah tantangan bagi negara bagaimana mengatasi keadaan ini. Sudah tertuang di paragraf sebelumnya bahwa badan atau lembaga zakat yang masih menggunakan cara pembayaran zakat konvensional tetap harus bekerja professional dan totalitas sembari para praktisi mensosialisasikan aplikasi e-mobile.

            Solusinya dalam isu ini adalah bagaimana instrumen ekonomi Islam di berdayakan dengan baik untuk kemajuan infrastruktur Indonesia. Menurut Guntur Saragih, seorang ekonomi Universitas Indonesia pada acara televisi bahwa  dalam ekonomi Indonesia harusnya sektor domestik lebih besar kontribusinya dengan kapasitas penduduk yang 200 juta lebih, maka perdagangan lokal kita jauh lebih memberikan kontribusi di banding ekspor. Faktanya saat manufaktur kita juga tertekan oleh produk impor, sehingga pasar dalam negeri pun ada persaingan dengan produk impor. Dan itu yang harus di jaga, karena sektor manufaktur lah yang paling terdepan untuk mengatasi soal pengangguran, kesejahteraan. Industri Indonesia belum maju di banding negara-negara lain di Asia Tenggara, sebagai ujung tombak dalam kehidupan perekonomian masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, industri manufaktur belum tentu terbentuk jika tidak ada pendapatan negara, dengan adanya instrumen ekonomi Islam yaitu zakat dan di dukung dengan alat teknologi di zaman millennial ini sangat membantu dalam mewujudkan industri manufaktur demi pembangunan ekonomi Indonesia dan kebangkitan zakat itu sendiri.


Oleh : Hibrah Raisah (Kader 2016)