Aktualisasikan Sosial Media di Era Digital, Forshei Selenggarakan Digital Education 2022

 

Semarang, 18/04/2022- Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (forshei) UIN Walisongo Semarang selenggarakan acara Digital Education 2022 sebagai langkah aktualisasi sosial media di era persaingan digital yang semakin memanas. Acara ini dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom meetings dan dihadiri lebih dari 50 peserta. Digital education 2022 dilaksanakan selama tiga hari yaitu pada tanggal 13, 14 dan 18 April 2022. Acara ini terdiri dari tiga rangkaian acara yaitu kelas desain, kelas usaha dan kelas media. Dimana ketiga kelas tersebut memiliki rangkaian acara masing-masing yang telah tertata sedemikian rupa.

Acara yang pertama adalah kelas desain yang dilaksanakan pada Rabu, 13 April 2022 yang bertemakan “Potensi dan Tantangan Desain Grafis Sebagai Bidang Industri Kreatif di Era Digital”. Acara ini dihadiri lebih dari 43 peserta dan turut mengundang Bapak Aryo Pamungkas, selaku CO-Founder and CEO Slab! Design Studio sebagai pembicara. Bapak Aryo Pamungkas memaparkan bagaimana awal perjalanan dari Slab Design yang mulai dirintis pada 2011 dan memiliki market luar negeri seperti US, Canada, Australia, Denmark, Jepang, dll. Slab menggunakan Dribble yang merupakan web yang mempertemukan klien dengan perusahaan. Dalam desain, portofolio menjadi hal yang penting. Portofolio yang banyak bisa dijadikan desain eksplorasi. Menurut beliau, semua karya yang dihasilkan membutuhkan proses. Proses dapat dimulai dengan penguasaan skill teknis software melalui web tutorial/youtube, sharing sesama desainer, mati, tiru, modifikasi, eksplorasi.

Acara yang kedua merupakan kelas usaha yang dilaksanakan pada Kamis, 14 April 2022 yang bertemakan “Mental Usaha Mahasiswa di Era Digital”. Di kelas usaha forshei menghadirkan Bapak Faisal Hasan Basri selaku wirausaha digital kreatif dan Bapak Mohammad Arif Faoozan selaku pemilik Nona Martabak sebagai pemateri. Dimana pada acara kelas usaha ini memberikan wawasan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan mental usaha mahasiswa di era digitalisasi, diharapkan Kelas Usaha ini membawa manfaat dan memberi bekal bagi pelaku usaha milenial khususnya para mahasiswa untuk memulai usahanya dan dapat mengaplikasikan tips dan trik yang telah diberikan.

Selanjutnya, acara yang ketiga merupakan kelas media yang dilaksanakan pada Senin, 18 April 2022 dengan mengangkat tema “Content Writing: Jurus Jitu Tulisanmu Diminati”. Acara ini turut mengundang Saudara Muhammad Arsyad Selaku Redaktur Kotomono.co sebagai pembicara. Yang mana beliau memaparkan bahwasannya peningkatan jumlah pengguna internet mampu menjembatani penulis untuk dapat berkembang dan beralih sarana kepenulisan ke platform digital seperti halnya website. Melakukan publikasi sebuah tulisan tentunya tidak mudah. Karena sebagai penulis juga perlu memahami seperti apa selera pembaca supaya hasil karya tulisan kita dapat menggaet banyak peminat, dan tentunya tidak menghilangkan khazanah keilmuannya. Di sini, beliau juga menyampaikan bahwa literatur sangat diperlukan oleh seorang penulis sebelum memulai tulisannya . Karena sebuah tulisan yang berkualitas dan menarik membutuhkan proses yang sangat kompleks dan panjang, dan proses tersebut diperoleh dari literatur.

Tujuan forshei mengadakan kegiatan Digital Education 2022 adalah untuk membentuk mental generasi muda agar mampu bersaing di segala bidang terutama desain, usaha serta content writing di era persaingan digital yang semakin memanas dengan berbagai tantangan dan potensinya. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini mampu menguatkan mental bersaingnya generasi muda di era gempuran digitalisasi sehingga dapat memberikan dampak bagi lingkungan sekitar.


Post a Comment

0 Comments