Mekanisme Pasar

 
 A.    MEKANISME PASAR
1.      Mekanisme Pasar Konvensional
Mekanisme pasar yaitu suatu proses penentuan tingkat harga berdasarkan dari permintaan dan penawaran. Sistem ekonomi konvensional memandang posisi pemerintah dalam mekanisme pasar terdapat perbedaan pendapat. Para ekonom membagi mekanisme pasar menjadi tiga yaitu :
a.       Sistem Ekonomi Pasar Bebas
  Pada sistem ekonomi ini seluruh kegiatan ekonomi diatur sepenuhnya oleh mekanisme pasar (invisible hand). 
 b.      Sistem Perekonomian Perencanaan Pusat
Perencanaan pusat berarti seluruh kegiatan diatur oleh pusat, pemerintah yang mengatur dan menentukan kegiatan dan corak perekonomian.
c.       Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran muncul disebabkan adanya kegagalan dalam mekanisme pasar, sehingga secara langsung maupun tidak langsung diperlukan campur tangan pemerintah untuk memperbaiki sistem ekonomi di negara tersebut.

2.      Mekanisme Pasar Islam
Dalam konsep Islam, mekanisme pasar yaitu penetuan harga yang dilakukan oleh kekuatan pasar, yaitu kekuatan permintaan dan penawaran.
Adapun larangan-larangan yang mengganggu mekanisme pasar yang Islam:
Ø  Tallaqi Rukban
Ø  Mengurangi timbangan
Ø  Menyembunyikan barang cacat karena penjual mendapatkan harga yang baik untuk kualitas barang yang buruk
Ø  Transaksi Najasy
Ø  Ikhtikar
Ø  Ghaban faa-hisyi (besar) dilarang, yaitu menjual diatas harga pasar.


B.     STRUKTUR PASAR
1.      Pasar Persaingan Sempurna
Merupakan struktur pasar atau industri yang terdiri dari banyak penjual dan pembeli., dan setiap penjual dan pembeli tidak dapat memengaruhi keadaan pasar.
Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna:
Ø  Terdapat penjual dan pembeli
Ø  Pasar sebagai penetu harga (price taker)
Ø  Barang bersifat homogen

2.      Pasar Persaingan Tidak Sempurna
a.      Pasar Monopoli
Suatu bentuk pasar dimana pasar tersebut dikuasai oleh satu pihak yang memiliki kuasa lebih.
Ciri-ciri Pasar Monopoli:
Ø  Hanya terdapat satu penjual/ produsen dan banyak pembeli
Ø  Barang yang diperjualbelikan tidak memiliki substitusi (tidak ada barang pengganti)
Ø  Penentuan harga oleh produsen (price maker)
Kelebihan:
Ø  Biaya produksi yang lebih murah, sebab tingkat produksi yang besar
Ø  Mutu barang meningkat dan harga murah jika perusahaan selalu melakukan pegembangan dan inovasi
Ø  Kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan apabila monopoli menghasilkan barang yang lebih murah dan bermutu.
Kekurangan:
Ø  Hanya ada satu pihak yang diuntungkan
Ø  Produsen/ penjual bebas menentukan keuntungan yang besar
Ø  Konsumen tidak memiliki pilihan
Contoh Pasar Monopoli: Pertamina, PLN, PDAM, dll.
 
b.      Pasar Oligopoli
Pasar yang teridiri hanya ada beberapa perusahaan yang mempunyai ukuran dan modal yang relative besar, barang yang dihasilkan berbeda corak (seperti produsen mobil) atau barang seupa (seperti perusahaan perminyakan).
Ciri-ciri Pasar Oligopoli:
Ø    Terdapat beberapa produsen dan banyak penjual
Ø    Menghasilkan barang standar maupun berbeda corak
Ø    Adanya kesulitan keluar masuk pasar
Kelebihan:
Ø  Pengembangan produk diimbangi oleh kemajuan iptek
Ø  Penjual leluasa menentukan harga
Ø  Bisa mendapatkan keuntungan lebih
Kekurangan:
Ø  Tingkat keefisiensi prodaknya rendah
Ø  Kemungkinan terjadinya eksploitasi
Ø  Adanya perang harga antar produsen
Contoh Pasar Oligopoli seperti pasar semen, pasar mobil, dan pasar conter.
 
c.       Pasar Monopolistik
Bentuk pasar yang mendekati pasar persaingan sempurna dan pasar monopoli, dimana banyak terdapat penjual atau produsen dengan menjual suatu produk yang sama namun ada karakteristik yang berbeda.
Ciri-ciri Pasar Monopolistik:
Ø  Ada banyak penjual/ produsen di dalamnya
Ø  Adanya diferensiasi produk
Ø  Perusahaan memiliki sedikit kekuasaan mempengaruhi harga
Kelebihan:
Ø    Menghasilkan barang yang berbeda corak
Ø    Distribusi pendapatan dalam masyarakat merata
Kekurangan:
Ø  Operasinya tidak seefisien pasar persaingan sempurna karena harga lebih tinggi, kuantitas produsi rendah, dan pada keseimbangan tidak tercapai efisiensi produktif dan efisiensi alokatif.
Ø  Perusahaan tidak mempunyai galakan untuk inovasi
Ø  Contoh Pasar Monopolistik: pasar handphone, pasar motor, dan pasar komputer.
 


Referensi : 
jurnal iain kudus,2019,mekanismepasar

Sumber gambar: hot.liputan6.com

Penulis: Tim forshei materi