Ratusan UMKM Raup Untung dari Gelaran MotoGP Mandalika

Sirkuit Internasional Mandalika, secara resmi bernama Pertamina Mandalika International Street Circuit adalah sebuah sirkuit balap yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK Mandalika) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sirkuit dengan panjang lintasan 4,31 km dan 17 tikungan ini sudah berkelas grade A FIM. Mandalika pertama kali menggelar Grand Prix Sepeda Motor Indonesia pada Maret 2022 dan akan menyelenggarakan GT World Challenge Asia pada Oktober 2022. Sirkuit Mandalika sebelumnya sudah menyelenggarakan Kejuaraan Dunia Superbike putaran Indonesia pada 2021.

Indonesia meyelenggarakan Grand Prix sepeda motor Indonesia 2022 yang merupakan putaran kedua dalam MotoGP musim 2022. Seri balapan ini dilaksanakan di Sirkuit Internasional Mandalika pada 20 Maret 2022. Grand Prix menjadi pertanda bahwa Indonesia pertama kalinya menggelar balapan MotoGP dalam 25 tahun. Hal tersebut tentu saja mempengaruhi perekonomian Indonesia, salah satunya bagi pelaku UMKM.

Dilansir dari bisnis.com, Sebanyak 300 pelaku UMKM mengalami peningkatan pendapatan signifikan mencapai total Rp 1,2 miliar berkat MotoGP Mandalika 2022. Penggemar MotoGP yang sangat besar dan mampu menyedot 400 juta penonton di seluruh dunia dalam setiap serinya. Dengan begitu, tentu saja menjadi salah satu faktor untuk peningkatan pendapatan pelaku UMKM di dalam negeri.

Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia mengatakan bahwa, dengan adanya ajang MotoGP internasional ini akan membangkitkan peluang usaha dari para pelaku UMKM, sehingga upaya pemulihan ekonomi nasional dapat terlaksana dengan cepat. Selain itu, penyelenggaraan MotoGp Mandalika dapat menutup kerugian yang disebabkan oleh wabah global Covid-19 yang melanda selama dua tahun belakangan.

Dari sektor pariwisata, MotoGP Mandalika memberi keuntungan promosi tak terhingga bagi destinasi pariwisata andalan Lombok NTB khususnya dan Indonesia pada umumnya. Destinasi pariwisata itu akan makin tersentralisasi sesuai segmennya, mulai destinasi pariwisata olahraga, destinasi halal, hingga wisata alam. 

Pemerintah juga telah menjalankan berbagai program dalam memberdayakan UMKM lokal, dengan memberikan pelatihan dan peningkatan kompetensi, sehingga dapat memperkuat daya tarik bagi wisatawan. Selain itu, dalam mempromosikan produk ekonomi kreatif, Kemenparekraf melalui Deputi Bidang Pemasaran juga mengadakan showcasing produk ekonomi kreatif melalui Planogram Goes to Mandalika di tempat yang sama. Melalui planogram ini, wisatawan dapat membeli produk-produk ekonomi kreatif dengan melakukan pindai pada barcode yang tersedia di tiap produk. Terdapat 300 produk yang terdiri dari subsektor fashion, kriya, dan kuliner dalam Planogram Goes to Mandalika.

Sementara itu, kondisi Lombok saat ini dengan adanya ajang MotoGP Mandalika semakin baik dalam hal pelayanan sektor pariwisata, karena itu penting untuk terus dievaluasi sebagai upaya meningkatkannya. Salah satunya, kawasan UMKM harus ditata lebih rapi sehingga masyarakat atau pengunjung akan lebih tertarik datang ke lokasi UMKM berdagang. Dengan itu potensi UMKM yang dimiliki oleh NTB dapat meningkatkan perekonomian. Sehingga, pemulihan akibat dampak dari wabah global Covid-19 dapat dilakukan dalam waktu yang lebih cepat. 


Sumber gambar : liputan6.com
Penulis : Siti Sofiatus Sa'adah

Post a Comment

0 Comments