FORSHEI MENGGELAR PELATIHAN KEPENULISAN DAN PELATIHAN MENDELEY BAGI MAHASISWA BARU 2025

 


FORSHEI MENGGELAR PELATIHAN KEPENULISAN DAN PELATIHAN MENDELEY BAGI MAHASISWA BARU 2025

Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (FORSHEI) UIN Walisongo bersama Library UIN Walisongo sukses menyelenggarakan pelatihan kepenulisan bertema “Grow Up Skill : Menulis Sejak Awal Kuliah” pada Kamis, 28 Agustus 2025 di Gedung Teater IsDB Fakultas Syariah dan Hukum.

Kegiatan ini dimulai pukul 08.50 WIB dengan dipandu oleh Master Of Ceremony, yaitu Nana dan Zaino. Kegiatan pelatihan kepenulisan ini diawali dengan pembacaan basmalah secara bersama - sama, tilawah ayat suci Al-Qur’an oleh Eja, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FoSSEI yang dipimpin oleh Danarsih. Kemudian, kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan sambutan dari Rifki sebagai Ketua Panitia dan sambutan dari Abdul Haqqi sebagai Ketua Umum Forshei. Doa yang dipimpin oleh Laiq menjadi penutup sesi pembukaan, sebelum moderator secara resmi membuka jalannya pelatihan. Setelah semua rangkaian pembukaan telah dilaksanakan, acara selanjutnya yaitu masuk ke acara inti berupa penyampaian materi dan nantinya sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Zahrina sebagai moderator.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Bahrul Ulumi, S.Ag., SS., M.Hum. pada pukul 09.20 WIB dengan tema Workshop Penulisan Karya Ilmiah (Pendekatan Praktis). Dalam pemaparannya ia menegaskan pentingnya menulis bagi mahasiswa, diantaranya untuk melatih berpikir kritis dan logis, meningkatkan keterampilan menulis akademik, mendukung kelulusan melalui skripsi, serta berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai jenis-jenis karya ilmiah seperti makalah, artikel, laporan penelitian, dan skripsi dan juga menyampaikan mengenai ciri khas karya ilmiah yang baik, serta struktur penulisan mulai dari judul hingga daftar pustaka.

Materi kedua dibawakan oleh Ibu Siti Ukhtiya Zulfa, S.Hum. pada pukul 10.18 WIB dengan fokus pada praktik penggunaan aplikasi Mendeley sebagai manajemen referensi. Dalam penyampaian materi ini peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi diajak secara langsung untuk mencoba mengoperasikan aplikasi mendeley mulai dari cara mendownload hingga cara menggunakanya. Dalam praktiknya, peserta dilatih untuk mengelola sitasi dan daftar pustaka secara otomatis menggunakan aplikasi tersebut.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif yang memberikan tiga kesempatan penanya. Arya dari Prodi Manajemen menanyakan bagaimana cara mendapatkan jurnal pada masa sebelum adanya teknologi digital, peserta dari Prodi Akuntansi Syariah menanyakan kesalahan umum dalam penulisan skripsi, sementara Muhammad Arya dari Prodi Hukum Pidana Islam (HPI) meminta tips dan trik mencari ide judul penelitian.

Kegiatan inti ditutup pada pukul 11.45 WIB dengan penyerahan sertifikat kepada kedua pemateri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya. Setelah acara resmi selesai, suasana semakin meriah dengan pembagian doorprize melalui undian. Sebelumnya, setiap peserta telah mendapatkan nomor undian saat registrasi pendaftaran sebelum memasuki ruangan. Terdapat empat doorprize yang dibagikan kepada peserta beruntung, sehingga menambah antusiasme dan kebersamaan dalam kegiatan ini.

Dengan adanya pelatihan ini, FORSHEI berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk mengasah keterampilan menulis sejak dini, sehingga mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.