ForSHEI dan Forkes Gerakan Ekonomi Syariah

Saturday, October 01, 2016

Semarang (1/10), mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tergabung dalam Forum studi hukum ekonomi islam (ForSHEI) kedatangan tamu dari mahasiswa IAIN Pekalongan yang berkelut di bidang ekonomi syariah (Forkes), tepatnya kamis sore pukul 17.15 dimasjid kampus 1 Uin Walisongo semarang. Acaranya dilaksanakan pada jam 18.15-20.30 yang dihadiri oleh Majlis pertimbangan ForSHEI untuk memberi masukkan kepada kader ForSHEI dan mahasiswa IAIN Pekalongan (Forkes).
Jalannya acara dituntun oleh Dzuriyatun Nafi’ (kordinator bidang kajian ForSHEI) yang menjadi MC pada Acara tersebut. Dan Dilanjutkan Pembicara yang diisi oleh Ulin Nuha sebagai Majlis pertimbangan ForSHEI (MPF) dan Ahmad Rijalun Ghifary Nafis Sebagai kordinator regional ksei jawa tengah. Selanjutnya Acara di buat Kelompok dan dikumpulkan perbidang . Misal, BPH dari ForSHEI gabung sama BPH Forkes sharing permasalahan dibagiannya, salah satu pengurus BPH forkes menanyakan tentang tugas  manager progaming di ForSHEI dan dijawab oleh ketua ForSHEI umum bahwa tugas manager progaming untuk mamastikan semua acara berjalan dengan sukses dan setiap kegiatan selalu di pantau. 

Pada kelompok kajian itu mendiskusikan tentang agendanya seperti agenda dari forkes ada 8 proker yaitu kaian yang dilaksanakan 1 tahun 3 kali, buletin satu kali untuk maba, skripsi ditunjukan untuk semester 6, temilreg, penelitian dan mading yang kerjasama dengan bidang infokom. Dan proker kajian ForSHEI yaitu diskusi rutinan,kunjungan bank syariah, bedah skripsi, tes potensi akademik yangmana kegiatan kajian itu ditunjukan untuk mengetahui kemampuan para kader ForSHEI yang disiapkan untuk even-even seperti temilkom, temilreg dan temilnas. Bagian bidang infokom/media dan jurnalistik mendiskusikan tentang permasalahan proses pembuatan majalah dan persiapan untuk pembuatan majalah disetiap rapatnya selalu ada peningkatan karena untuk mengejar deadlinenya. 

Dari forkes sumber daya insani dan biswira dan ForSHEI Bagian keorganisasian yang lebih sharing ke masalah keorganisasian dan perwakilan dari forkes menanyakan tentang progam unggulan dibidang keorganisasian sperti tasyakuran wisuda, pembuatan seragam, outbound, dan set 1 yang mana anggota dari forkes lebih tertarik kepada tasyakuran wisuda karena disana belum pernah diadain. Dan disela acara mau ditutup ada sesi penyerahan majalah untuk ksei forkes dan penyerahan plakat untuk ksei ForSHEI. 

Acara ditutup pukul 20.30 WIB dilanjutkan sesi foto bersama dari ksei forkes dan ksei ForSHEI.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »