HTS App : Media Halal Travel Semarang sebagai Wisata Berbasis Syariah

Saturday, December 15, 2018

Sumber gambar: internationalnews.com

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk Islam terbanyak di dunia. Hal ini memungkinkan bagi Indonesia menjadi tujuan para wisatawan muslim. Berdasarkan data statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada periode Januari sampai akhir Juni tahun 2017, ada 1,14 juta kunjungan. Angka ini mengalami kenaikan menjadi 1,32 juta kunjungan pada tahun 2018 dengan pengunjung terbanyak berasal dari Malaysia dengan presentasi 13, 08% atau sebesar 7,5 juta kunjungan.

Pasar dunia telah memprediksi pada tahun 2019 sebesar 20 juta wisatawan dari negara ASEAN dan negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) akan berkunjung ke Indonesia. Hal ini tentu akan menjadi persaingan bagi daerah-daerah yang ada di Indonesia, salah satunya adalah Jawa Tengah. Kementrian Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan di Jawa Tengah sekitar 2 juta wisatawan. Sehinngga Jawa Tengah harus bisa meningkatkan fasilitas yang ada, seperti  menambah keunikan cinderamata dan menyediakan tempat yang nyaman untuk dikunjungi.

Hal ini tentu mendorong Jawa Tengah untuk dapat berkontribusi penuh menyambut wisatawan khususnya wisatawan asing dengan menyediakan sarana-prasarana yang berbasis syariah mengingat banyaknya wisatawan yang akan berkunjung mayoritas beragama Islam. hal ini didukung dengan banyaknya wisata syariah yang ada di Jawa Tengah. Seperti Masjid Agung Jawa Tengah, Makam Sunan Kalijaga, Makam Sunan Kudus dan wisata syariah lainnya.

Setelah memborong penghargaan wisata halal dunia di ajang World Halal Tourism Awards (WHTA) tahun 2016, pemerintah Jawa Tengah terus menggenjot sejumlah daerah untuk mengembangkan wisata halal termasuk provinsi Jawa Tengah. Salah satunya adalah Semarang.

Semarang merupakan ibukota Jawa Tengah yang memiliki banyak tempat wisata salah satunya wisata syariah. Tercatat pada bulan Juli 2018, puluhan wisatawan dari Malaysia menggelar gathering pelaku industri wisata di kota Semarang. Sehingga hal ini bisa menjadi peluang yang besar bagi kemajuan wisata  di Semarang.

Salah satu destinasi wisata syariah di Semarang adalah Kelenteng Sam Po Kong. Banyak orang menganggap bahwa Sam Po Kong merupakan petilasan dari orang yang beragama Tionghoa. Namun pada kenyataannya, Kelenteng Gedung Batu Sam Po Kong merupakan sebuah petilasan bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama islam yang bernama Zheng He / Cheng Ho. Terletak di daerah Simongan, barat daya Kota Semarang. Tanda yang menunjukan sebagai bekas petilasan yang berciri keislamanan adalah dengan ditemukannya tulisan yang berbunyi "Marilah kita mengheningkan cipta dengan mendengarkan bacaan Al Qur'an". Disebut Gedung Batu karena bentuknya merupakan sebuah gua batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Hal ini membuat orang Indonesia keturunan Cina menganggap bangunan itu adalah sebuah kelenteng mengingat bentuknya yang memiliki arsitektur bangunan Cina sehingga mirip sebuah kelenteng.

Keunikan Sam Pong Kong bisa menjadikan daya tarik untuk wisatawan  mengunjunginya. Ditambah dengan banyaknya wisatawan asing yang akan mengujungi Jawa Tengah dimana  notaben mereka adalah warga  Negara dan OKI yang mayoritas beragama islam. Hal ini sangat cocok mengingat Sam Po Kong merupakan petilasan dari Laksamana Cheng Ho yang beragama islam. Sehingga banyak dari mereka yang pastinya akan berkunjuung dan tentunya akan membutuhkan akomodasi untuk menginap. Hal inilah yang perlu diperhatikan pula selain dari perhatian pada tempat wisata. 
Dari banyaknya wisatawan muslim yang berkunjung tentu mereka akan lebih selektif  dalam memilih akomodasi dikarenakan banyak akomodasi yang tidak sesuai dengan prinsip syariah seperti hotel konvensional yang kurang memerhatikan kebutuhan tamu yang beragama islam. 
Berdasarkan permasalahan diatas, penulis menawarkan solusi untuk membantu wisatawan muslim dalam memilih dan mengetahui wisata, akomodasi serta pelayanan yang sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini penulis tuangkan melalui aplikasi perjalanan yang halal di Semarang (Halal Travel Semarang App).

Halal Travel Semarang App (HTS App) merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola dan mengatur bisnis tour and travel. Software bisnis tour dan travel yang banyak digunakan di Indonesia adalah sistem aplikasi sistem informasi. Dengan menggunakan program sistem informasi, aturan atau manajemen dapat berlangsung secara cepat dan otomatis. Salah satu manajemen yang dilakukan adalah untuk mengelola kegiatan yang ada pada tour and travel yang sesuai dengan syariah atau di Indonesia dikenal dengan keputusan Dewan Syariah Nasional Majlis Ulama Indonesia (DSN MUI).

Berdasarkan keputusan DSN MUI No:108/DSN-MUI/X/2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah. bahwa Fatwa pariwisata syariah mengatur ketentuan akad, pelayanan, penggunaan, makanan, minuman, menempatkan dan menggunakan dana serta harus memiliki daftar akomodasi dan destinasi wisata yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Sehingga aplikasi ini bertujuan untuk merealisasikan keputusan dari DSN MUI tersebut melalui Halal Travel Semarang App.

Halal Travel Semarang App memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam mengunjugi wisata, budaya, dan kuliner yang ada di Semarang. Banyak fitur  yang disajikan dalam aplikasi ini, seperti wisata syariah, budaya, kuliner, serta akomodasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Selain itu,, dalam aplikasi ini para wisatawan dapat mengetahui bagaimana sejarah, keunikan dan peraturan dari setiap destinasi.

Halal Travel Semarang App masih dalam rencana penulis. Penulis berharap rencana ini dapat ditindaklanjuti secara nyata sehingga dapat membantu para wisatawan terutama dari negara yang mayoritas penduduknya muslim seperti Malaysia, Brunei Darussalam, maupun negara OKI lainnya. Selain itu, melalui aplikasi ini penulis berharap bisa membantu menambah devisa negara dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN).
Elemen penting dalam mewujudkan kesuksesan aplikasi Halal Travel Semarang  yakni dengan adanya peran pemerintah kota. Sebagai lembaga tertinggi dikota Semarang, berdasarkan Perda Nomor 10 tahun 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah, salah satu tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Semarang (Disbudpar) yakni membantu perintisan daya tarik wisata, pemberian dukungan administrasi dan pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan kementerian Pariwisata. Dengan adanya peran pemerintah dalam mengenalkan aplikasi Halal Travel Semarang, maka wisatawan, baik lokal maupun domestik akan lebih tertarik untuk menggunakan aplikasi tersebut sebagai media penunjang dalam berpariwisata.

Software program aplikasi Halal Travel Semarang App
1. Aplikasi biaya tour & travel
2. Aplikasi penjualan tiket tour & travel
3. Aplikasi agen dan mitra tour & travel
4. Aplikasi data perjalanan tour & travel
5. Aplikasi sistem informasi tempat wisata

Pengelolaan data informasi pada Halal Travel Semarang App
1. Mengelola data konsumen atau pelanggan
2. Mengelola data tiket 
3. Mengelola data penjualan
4. Mengelola data penjadwalan
5. Mengelola data armada (bus dan mobil)
6. Mengelola penyewaan hotel syariah
Manfaat aplikasi sistem informasi tour & travel

Aplikasi yang digunakan untuk mengelola bisnis dan usaha penjualan tiket wisata dan juga perjalanan tour keluar kota ini membantu wisatawan dari dalam maupun mancanegara mengerjakan manajemen wisata agar lebih mudah, menghemat biaya serta efisiensi waktu. Penulis meningkatkan mutu dan pelayanan agar mampu bersaing dengan pebisnis tour dan travel lainnya, inilah saatnya penggunaan teknologi untuk menjalankann bisnis agar lebih maju. Serta memberikan edukasi seperti sejarah, budaya dan peninggalan tempat wisata syariah yang ada di Semarang. Terdapat pilihan bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Arab. Sehingga memudahkan bagi para wisatawan mancanegara.

Kelebihan aplikasi sistem informasi tour & travel
Cara mengelola penjualan tiket yang lebih modern adalah dengan menggunakan aplikasi sistem informasi. Inilah aplikasi yang penulis kembangkan untuk membantu memajukan edukasi syariah di Semarang. Software berbasis web online adalah aplikasi sistem informasi yang sekarang menjadi penunjang dan berperan penting dalam berbagai hal, salah satunya adalah bidang bisnis dan usaha. Kemajuan teknologi sistem informasi seakan mengharuskan penulis untuk mengikuti arus perkembangan teknologi ini atau software berbasis web online.


Oleh : Ilham, Tutut, Uli (Kader 2018)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »