FORSHEI Gelar Workshop Kepenulisan Batch 1



SEMARANG - Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (forshei) UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan Workshop Kepenulisan Batch 1. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Oktober 2026 yang bertempat di lantai 4 Gedung Perpustakaan UIN Walisongo Semarang.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara forshei dengan Perpustakaan UIN Walisongo Semarang yang diikuti oleh sekitar 22 peserta, kemudian workshop dibuka oleh moderator Muna Zahida dan kemudian dilanjutkan sesi pemateri oleh Bapak Bahrul Ulumi, S.Ag., S.S., M.Hum. mengenai materi kepenulisan, Bapak Bahrul Ulumi kemudian menyampaikan pengantar mengenai kepenulisan, beliau menyuruh para peserta untuk menulis apapun yang bisa dituliskan, kemudian beliau menyampaikan bahwasanya untuk menulis tidak perlu menemukan waktu yang sesuai akan tetapi bisa kapan saja. 


Kemudian beliau melanjutkan ke materi yang berjudul “Mengubah Pengetahuan Ilmiah Menjadi Tulisan yang Dibaca, Dipahami, dan Diingat”, beliau menjelaskan bahwa tugas mahasiswa adalah menjembatani sebuah ide, penelitian, serta karya tulis untuk bisa disampaikan kepada masyarakat. Dalam hal ini, tulisan yang dimaksud adalah tulisan populer supaya dapat dipahami dan bisa berdampak luas kepada masyarakat.


Penjelasan materi berlanjut pada perubahan bentuk karya tulis dari ilmiah menjadi populer. Perubahan tersebut bukan berarti menurunkan standar kebenaran, melainkan menyesuaikan cara penyampaian agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas. Karya tulis ilmiah umumnya menggunakan bahasa formal, struktur yang sistematis, serta pembahasan yang mendalam, sedangkan karya tulis populer disampaikan dengan bahasa yang lebih ringan dan komunikatif tanpa menghilangkan keakuratan data, fakta, maupun sumber yang digunakan.


Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menulis, khususnya dalam menyampaikan pengetahuan ilmiah melalui tulisan populer yang mudah dipahami masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi pengurus dan kader FORSHEI untuk mengembangkan kemampuan kepenulisan sehingga dapat menghasilkan tulisan yang informatif dan bermanfaat bagi pembaca.


Oleh: M. Azka Dzidni