PENGANTAR AKUNTANSI DAN PERAN DALAM PERUSAHAAN


Pengertian Perusahaan & Tujuannya

Perusahaan adalah tempat atau wadah berkumpulnya berbagai sumber daya seperti modal, tenaga kerja, bahan baku, teknologi, dan informasi yang dikelola secara teratur untuk menghaslkan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Secara garis besar sebuah perusahaan didirikan untuk mencapai beberapa tujuan utama yaitu:

·        Mencapai laba atau keuntungan finansial

·        Meningkatkan kesejahteraan pemilik perusahaan dan para karyawan

·        Memenuhi kebutuhan masyarakat

·        Bertahan hidup dan terus berkembang ditengah persaingan bisnis

·        Memberikan konstribusi nyata bagi negara dan lingkungan sekitarnya

Bentuk-Bentuk Kepemilikan Perusahaan

Setiap perusahaan mempunyai bentuk organisasi dan struktur yang berbeda-beda. Secara garis besar dibagi menjadi tiga yaitu:

a.     Perusahaan perseorangan: Usaha yang dimiliki oleh satu orang individu. Pemillik mempunyai kendali penuh atas bisnisnya, tapi juga bertanggung jawab penuh atas seluruh utang perusahaan. Ex. Toko kentong, usaha laundry, warung makan solo

b.   Perusahaan persekutuan: Usaha yang dimiliki dua orang atau lebih berdasarkan kesempatan bersama. Ex. Firma hukum (Budi & partners), Persekutuan Komandter (CV)

c.     Perusahaan perseorangan terbatas (PT): Badan usaha berbadan hukum yang modalnya terbagi atas saham, Tanggung jawab pemilik (pemegang saham) terbatas hanya sebatas saham yang dimiliki. Ex. PT Telkom Indonesia Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk

 Jenis-Jenis Usaha Berdasarkan Kegiatan Operasionalnya

1.    Perusahaan jasa: Perusahaan yang menjual layanan atau keahlian tanpa memproduksi barang fisik. Ex. Salon kecantikan, bengkel motor, jasa ekspedisi (J&T/JNE)
2.   Perusahaan Dagang: Perusahaan yang membeli barang jadi dari pemasok lalu menjualnya kembali ke konsumen tanpa mengubah bentuk barang tersebut. Ex. Minimarket (Indomart/Alfamart), toko pakaian, distributor gosir beras
3.   Perusahaan Manufaktur: Perusahaan yang mengolah bahan baku menjadi bahan jadi melalui proses produksi/pabrikasi. Ex. Pabrik sepatu, pabrik tekstil, industri pengoahan mie instan

Pengertian Akuntansi dan Perannya dalam Perusahaan

Menurut Sochib, akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pencatatan, pengelompokan, dan pelaporan transaksi keuangan perusahaan untuk menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi. Akuntansi bertindak sebagai “bahasa binis yang menghubungkan aktivitas perusahaan dengan para pemilik pihak terkait”.

1.     Fungsi Utama Akuntansi

a.      Pencatatan: Mencatat setiap transaksi keuangan secara teratur dan kronologis

b.     Pelaporan: Menyajikan laporan keuangan secara sistematis

c.      Pengendalian Keuangan: Membantu manajemen mengontrol dan mengawasi keuangan Perusahaan

d.     Pengambilan Keputusan: Memberi data keuangan yang akurat bagi manajer, investor, kreditur, ataupun pemerintah

2.     Tahap Siklus Akuntansi Perusahaan

Transaksi > Jurnal > Posting Buku Besar > Neraca Saldo > Jurnal Penyesuaian > Neraca Saldo Setelah Penyesuaian > Laporan Keuangan > Jurnal Penutup > Neraca Saldo Setelah Penutupan > Jurnal Pembalik

Gambaran Laporan Keuangan Utama:

a.      Laporan Posisi Keuangan (Neraca): Menyajikan posisi aset, labilitas (utang), dan ekuitas

b.     Laporan Laba Rugi: Menyajikan hasil personal perubahan (Pendapatan-Beban)

c.      Laporan Perubahan Ekuitas: Mengambarkan perubahan modal

d.     Laporan Arus Kas: Mencatat keluar masuknya uang kas riil dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan

Jenis-Jenis Transaksi

  1.     Transaksi Keuangan: Peristiwa atau kondisi ekonomi yang secara langsung mengubah posisi keuangan suatu entitas. Ex. Menghitung dan membayar gaji karyawan, membeli perlengkapan tunai, atau membayar sewa Gedung. 
  2.     Transaksi Non-Keuangan: Peristiwa atau kondisi yang tidak mengubah posisi keuangan entitas secara langsung. Ex. Merekrut karyawan baru atau melakukan wawancara kerja

Pihak- Pihak Pengguna Informasi Akuntansi

Informasi keuangan yang dhasilkan akuntansi dibutuhkan oleh dua kelompok pengguna utama:

  • Pengguna Internal (Manajemen/Pemilik Usaha), Membutuhkan laporan laba rugi dan buku besar untuk evaluasi efisiensi biaya serta merencanakan strategi bisnis kedepannya.
  • Investor & Calon Pemilik Modal, Membutuhkan laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan (neraca) untuk menilai apakah perusahaan sehat dan menguntungkan.
  • Kreditur / Pihak Bank, Membutuhkan laporan posisi keuangan (neraca) dan laporan arus kas untuk memastikan perusahaan mempunyai uang dan aset yang cukup untuk melunasi pinjaman.
  • Pemerintah / Otoritas Pajak, Membutukan laporan laba rugi sebagai dasar perhitungan pajak penghasilan yang resmi dan sah.


Referensi:
Sochib. (2018). Buku Ajar Pengantar Akuntansi. Yogyakarta: Deepublish.