A. Definisi Ilmu Ekonomi Islam
Ilmu ekonomi Islam adalah sebuah
sistem ekonomi yang menjelaskan segala fenomena tentang perilaku dan
pengambilan keputusan dalam setiap unit ekonomi dengan memasukkan tata aturan
syariah sebagai variabel independen.
B.
Sejarah
Singkat
Ekonomi Islam sudah ada sejak tahun
1991 dengan Bank Muamalat sebagai pelopor dari berdirinya perbankan syariah di
Indonesia. Lahirnya bank muamalat diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia
(MUI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), pengusaha muslim, dan juga
Pemerintah. Akan tetapi pada awal pendiriannya, Bank Muamalat kurang populer di
kalangan masyarakat dan kinerjanya masih stagnan. Baru setelah krisis ekonomi
dan reformasi, Bank Muamalat mulai dilirik nasabah.
Pada awal tahun 1997, terjadinya krisis ekonomi yang menyebabkan banyak bank konvensional bangkrut dan ditutup (diliquidasi), disisi lain bank syariah justru berkembang sangat pesat. Pada tahun 1998, krisis tersebut seolah menjadi pendorong bagi sistem perbankan dan ekonomi Islam di Indonesia untuk maju dan tumbuh secara signifikan.
C.
Ekonomi
Islam vs Ekonomi Konvensional
|
Aspek |
Ekonomi Konvensional |
Ekonomi Islam |
|
Bersifat |
Sekuler (anti agama) |
Prinsip syariah |
|
Tujuan |
Profit oriented (duniawi)
|
Falah oriented (dunia
& akhirat) |
|
Motif |
Keinginan |
Kebutuhan |
|
Prinsip |
Scarcity |
Goal oriented diciplin |
|
Kepemilikan |
Kebebasan individu |
Milik Allah |
|
Rasionalitas |
Rational Economic man |
Islamic Economic man |
|
Keuntungan |
Bunga |
Bagi hasil |
|
Distrbusi Kekayaan |
Pemilik modal |
Ziswaf |
D.
Sistem
Ekonomi Islam
Sistem ekonomi IsIam adalah
sekumpulan dasar-dasar umum ekonomi berdasarkan syariat IsIam, yaitu Al-Quran
dan sunnah. Sistem ini memiliki tujuan
utama, yaitu mencapai sukses atau falah (kebahagiaan, kemenangan) manusia di
dunia maupun akhirat.
Ekonomi Islam adalah
usaha-usaha yang bertujuan menciptakan kesejahteraan manusia melalui alokasi
dan distribusi sumber-sumber daya yang langka sesuai maqashid, tidak mengekang
kebebasan individu secara berlebihan, menghindari menimbulkan ketidakseimbangan
makro ekonomi dan ekologi, tidak melemahkan keluarga dan solidaritas sosial dan
jalinan moral dari masyarakat.
Ciri-ciri Ekonomi Islam:
· Aqidah,
sebagai substansi (inti) yang menggerakkan dan mengarahkan kegiatan ekonomi.
·
Syariah,
sebagai batasan untuk memformulasi keputusan ekonomi.
·
Akhlak,
berfungsi sebagai parameter dalam proses optimalisasi kegiatan ekonomi
E. Paradigma
Paradigma merupakan
suatu keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar untuk memandang dan
merancang sesuatu dalam melakukan segala tindakan. Paradigma ekonomi islam
tentunya didasarkan pada paradigma islam, yaitu paradigma yang bersumber dari;
naqli (wahyu) dan ‘aqli (ijtihad).

