PraSET (Sharia Economist Training) 2019

Sunday, September 22, 2019

Kendal, 21-22/09 Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (forshei) UIN Walisongo Semarang mengadakan PraSET (Sharia Economist Training). Untuk menjadi kader forshei setiap anggota diwajibkan mengikuti kegiatan Pra Sharia Economist Training 2019. PraSET itu sendiri adalah awal dari proses pengkaderan forshei dengan mengusung tema “Membentuk Jiwa Solidaritas Guna Terciptanya Pribadi yang Profesionalitas". Kegiatan ini diikuti oleh 43 peserta.

Pada hari pemberangkatan  anggota 2019 dan kader forshei yang lain berkumpul di sebelah Auditorium 2 kampus 3 UIN Walisongo Semarang pukul 08.00 WIB, kemudian dilanjut perjalanan dan sampai pukul 10.00 WIB di lokasi Gedung PCNU Kendal. Pembukaan PraSET dipandu oleh Saudari Maulida Zakiyyatul Ulya dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an serta menyanyikan mars FoSSEI. Selanjutnya sambutan - sambutan. Sambutan yang pertama dari ketua panitia yaitu Saudara Syaiful Anwar (kader 2018), sambutan yang kedua oleh ketua umum forshei Saudara Nur Maarif (kader 2017) dan sambutan yang terakhir oleh MPF yang diwakili oleh Saudara M. Baqiatus Salafis Sofi.

Dalam PraSET ini terdapat  lima materi yang diberikan, yaitu keforshei-an, Antropologi Kampus, kefossei-an, Forum Group Disscusion (FGD), Fiqih dan Ekonomi Islam. Materi pertama diisi oleh Saudara Shofa Hasan (KA forshei) dan Saudara Ahmad Fauzi (MPF). Pada materi ini pemateri menerangkan mengenai sejarah dan perkembangan forshei dari awal mula berdiri sampai sekarang. Pada materi kedua diisi oleh Saudara Nafis Ghifary (KA forshei) dan Saudari Siti Mudrikah (KA forshei) menjelaskan tentang bagaimana kehidupan mahasiswa di kampus serta karakter tiap individu. Pada materi ketiga diisi oleh Saudari Millaturrofiah (KA forshei) yang menjelaskan tentang apa itu FoSSEI serta sejarah berdirinya.

Waktu menunjukan Pukul 18.00 WIB,  para peserta dan kader forshei yang lain berjamaah menunaikan sholat maghrib, tahlilan, sholat isya' dan makan malam. Kegiatan selanjutnya yaitu FGD (Forum Group Discussion) dengan tema "Diskon Besar-besaran E-Commerce" yang menuntut peserta untuk berdiskusi mengenai bagaimana tanggapan mereka mengenai hal tersebut. Serta Sarasehan yang dikuti oleh Majelis Pertimbangan Forshei, kader-kader forshei dan dihadiri oleh KA Forshei. Sarasehan ini diisi dengan penyampaian pesan dan kesan para MPF dan KA forshei yang hadir.

Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan  senam bersama dan outbond. Kegiatan ini bertujuan agar para kader dapat menjaga kekompakan dalam berkompetisi dan dapat melatih manajemen sebuah tim.

Pukul 10.00 WIB dilanjutkan materi terakhir yaitu Fiqih dan Ekonomi Islam oleh pemateri Saudara M. An’im Jalal (KA forshei) dan Saudara M. Iqbal Baihaqi (MPF). Dilanjutkan pembagian mentoring yang akan mendampingi kader 2019 selama berproses diforshei untuk satu tahun kedepan. Setiap mentor akan mendamping kader 2019  dengan panduan buku saku. Buku saku ini adalah buku panduan untuk kader 2019 selama berproses diforshei. Dengan adanya buku saku ini diharapkan kader 2019 dapat lebih mengenal serta aktif dalam setiap kegiatan forshei.

Acara selanjutnya yaitu pemilihan ketua angkatan untuk kader 2019. Pemilihan dilakukan dengan menggunakan sistem voting. Dari hasil tersebut terpilihlah Saudara Syahrul Wibowo sebagai ketua angkatan forshei  2019. Dilanjutkan penutupan PraSET dan diakhiri foto bersama semua kader forshei dan MPF. Setelah itu perjalanan pulang menuju kampus UIN Walisongo Semarang.

Semoga dengan diadakannya PraSET ini kader-kader forshei bisa mendapatkan ilmu yang baru dan dapat mengambil manfaat yang telah didapat. Bukan sekedar mengenal saja  tapi juga menjadi kader yang aktif serta bisa mengembangkan potensi diri masing-masing.

Oleh : Umi Qonita Mahmudah (kader 2018)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »