Tumbuhkan Kepekaan Milenial Terhadap Potensi dan Tantangan Desain Grafis Di Era Digital, Forshei Adakan Kelas Design-Digital Education 2022

Semarang, 13/04/2022-Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (forshei) UIN Walisongo Semarang adakan acara Kelas Desain-Digital Education 2022 bertemakan “Potensi dan Tantangan Desain Grafis Sebagai Bidang Industri Kreatif di Era Digital”. Acara ini dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom dan dihadiri lebih dari 43 peserta. Acara ini turut mengundang Bapak Aryo Pamungkas, selaku CO-Founder and CEO Slab! Design Studio sebagai pembicara.

Acara pembukaan webinar dimulai pukul 09.00 WIB dipandu oleh Saudari Irma Ryandingtyas selaku MC. Kemudian dilanjutkan dengan  pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Saudara Abdul Mu’izz, disambung dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjut dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama, disampaikan oleh Aditiya Aji Misbahudin, selaku ketua panitia. Kemudian sambutan kedua disampaikan oleh Saudara Maulana Ajalun Nathiq selaku Ketua Umum Forshei. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa di era digital pelatihan desain sangat dibutuhkan. Secara umum orang akan lebih mudah menerima pesan dalam bentuk visual. Acara dilanjutkan dengan pembacaan do'a yang dipimpin oleh Saudara Dhiya’ Ulhaq. Selanjutnya, MC membacakan Curriculum Vitae (CV) Saudara Wahyu Budi Utomo selaku moderator dan dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh pembicara.

Memasuki acara inti yaitu penyampaian materi yang disampaikan oleh Bapak Aryo Pamungkas dengan topik “Creative Sharing”. Melalui materinya, beliau memaparkan bagaimana awal perjalanan dari Slab design yang mulai dirintis pada 2011 dan memiliki market luar negeri seperti US, Canada, Australia, Denmark, Jepang, dll. Slab menggunakan Dribble yang merupakan web yang mempertemukan klien dengan perusahaan. Dalam desain, portofolio menjadi hal yang penting. Portofolio yang banyak bisa dijadikan desain eksplorasi. Menurut beliau, semua karya yang dihasilkan membutuhkan proses. Proses dapat dimulai dengan penguasaan skill teknis software melalui web tutorial/youtube, sharing sesama desainer, mati, tiru, modifikasi, eksplorasi.

Setelah penyampaian materi berakhir dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab selama 30 menit. Dalam sesi ini tanya jawab dibahas mengenai Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan foto, font yang hanya untuk digunakan pribadi atau kata lain tidak boleh digunakan untuk comercial use. Belajar dari mereka mana desain yang mudah dan menarik. Misal untuk brosur yang bagus memiliki ruang, hirarki, ukuran dan jenis font yang tepat. Tips yaitu menghapus font yang ada dan memilih font yang memang sering dipakai dan bisa seuai dengan tema. Menemukan ciri khas desainer memerlukan proses dan waktu yang tidak sebentar. Diperlukan fokus dalam melakukan hal tersebut yang tidak dapat dilakukan pemula. Sesi diskusi dan tanya jawab berakhir pada pukul 11.00 WIB dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara pembicara dan para peserta webinar secara virtual. 

Sesuai yang disampaikan oleh Bapak Aryo Pamungkas, “Jangan fokus ke passive income tapi kebermanfaatan untuk sesama. Saat sudah mendapat penghasilan dari desain jangan sombong”, diharapkan Kelas Desain-Digital Education 2022 ini nantinya dapat memberikan bekal bagi para milenial untuk mulai bertindak dengan passion design yang mereka miliki yang tentunya sesuai dengan tips dan trik yang telah dipaparkan. 

Post a Comment

0 Comments