Reksadana Syariah

Friday, April 27, 2018 Add Comment

Reksadana syariah menurut UU pasar modal No.8 tahun 1995 Pasal 1 ayat 27: reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Jadi, reksadana merupakan suatu wadah penyalur investasi dari individu maupun kelompok untuk diinvestasikan pihak reksadana atau disebut manajer investasi untuk diolah guna memperoleh suatu keuntungan yang diharapkan. Reksadana merupakan salah satu instrumen investasi dan biasanya suatu produk dalam bank. Hal hal yang berperan penting dalam yaitu: manajer investasi, investor, KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia), KPEI (Kliring Penjaminan Efek Indonesia).
Reksadana syariah memiliki beberapa bentuk, bentuk tersebut antara lain: Pertama, reksadana pendapatan tetap, yaitu: reksadana dengan investasi yang sekurang kurangnya 80 % dari dana yang dikelola (aktivanya) dalam bentuk efek bersifat hutang seperti obligasi. Kedua, reksadana saham, yaitu: reksadana dengan investasi yang sekurang kurangnya 80% dari dana yang dikelolanya diinvestasikan dalam efek bersifat ekuitas. Ketiga, reksadana pasar uang, yaitu: reksa dana yang investasinya ditanam pada efek bersifat hutang dengan jatuh tempo yang kurang dari satu tahun. Keemoat, reksadana campuran, yaitu: reksadana yang mempunyai perbandingan target aset alokasi pada efek saham dan pendapatan tetap yang tidak dapat dikategorikan kedalam ketiga reksadana lainya.
Keunggulan utama dari reksadana syariah adalah tidak perlu mempersiapkan dana besar untuk memulai investasi. Reksadana syariah ini dikeluarkan langsung oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) melalui Daftar Efek Syariah (DES). Dalam DES ini dicantumkan nama dan jenis perusahaan yang telah dan bisa memperjualbelikan reksadana syariah, dengan demikian pemasukan yang akan diterima pemilik modal tentu bisa dipertanggungjawabkan kehalalannya karena perusahaan yang tercantum telah melalui verifikasi dari DPS.
DPS adalah singkatan dari Dewan Pengawas Syariah, ini adalah merupakan badan yang terdiri dari sekumpulan orang yang bertugas untuk melakukan pengawasan terkait dengan beragam hal dalam fungsinya sebagai investasi syariah. Dimana tentunya menyangkut kehalalan dan lainnya. Tak hanya itu, sebagai kepanjangan tangan pemerintah OJK (Otoritas Jasa Keuangan) juga hadir dan terlibat.
Proses cleansing dalam reksadana syariah ini membawa visi besar syariah. Proses cleansing di sini maksudnya adalah proses pembersihan dari hal-hal yang dapat mengganggu status kehalalan dari uang yang didapat selama proses investasi berlangsung. Oleh karena itu di sini fungsi DPS berperan. Dari proses cleansing ini, sebagian besar uang tidak langsung masuk kepada pemilik modal tetapi akan diarahkan pada hal-hal yang bersifat amal.
Dalam meluncurkan sebuah produk keuntungan tetap menjadi pijakan. Namun bagi produk syariah selain keuntungan, aspek halal dan berkah menjadi pijakan mutlak yang harus diperhatikan. Mekanisme untuk menjaga produk agar tetap halal, bersih dan berkah adalah proses cleansing. Tujuan proses cleansing salah satunya adalah menjaga dan melakukan proses pembersihan produk dari riba. Ini sangat mungkin terjadi. Riba bisa saja muncul saat dana dari hasil investasi yang mengendap di bank custodian dalam bentuk giro selama berapa waktu. Riba inilah yang menjadi fokus dari proses cleansing agar tidak termasuk dalam dana yang diterima oleh pemilik modal.
Investasi punya tujuan utama meningkatkan nilai aset yang kita miliki. Reksadana syariah lebih menjamin terpenuhinya nilai-nilai syariah yang aman dan halal dan tentu saja menguntungkan. Namun demikian, potensi risiko rugi bisa saja terjadi mengingat tidak ada investasi yag bebas dari risiko. Beberapa risiko kerugian yang bisa saja muncul diantaranya adalah ; adanya dampak dari perubahan sosio politik negara, keterlambatan pencairan, sampai yang terburuk manajer investasi kita melakukan wanprestasi.
Hal tersebut perlu dipahami calon investor baik produk konvensional maupun syariah. Oleh karena itu pastikan bahwa tujuan berinvestasi dengan sejelas mungkin, selanjutnya pastikan bahwa modal yang diputar adalah modal yang aman, dalam artian tidak mengganggu ekonomi keluarga.
Reksadana dan saham memiliki perbedaan. Reksadana sistemnya investor hanya memberi sejumlah uang kepada manajer investasi dalam reksadana syariah dan si investor hanya menunggu hasilnya. Sedangkan saham dijalankan secara pribadi baik dari proses pembelian hingga penjualan.

Cerdas Bermedsos-Bijak Mengekspos

Wednesday, April 25, 2018 1 Comment


Rabu, 25/04 - Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (forshei) UIN Walisongo Semarang melakukan kunjungan ke perusahaan startup yang ada di Semarang yaitu inibaru.id, tepatnya di Jl. Dewi Sartika Raya No. 9A Perumahan UNDIP-UNNES, Gunung Pati Kabupaten Semarang.  Kunjungan ini diikuti oleh 14 kader forshei terdiri dari MPF juga kader forshei 2015-2017. Kunjungan berlangsung dari pukul 14.00-17.04 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada kader forshei bagaimana cara memanfaatkan media sosial dengan baik dan mengkonsep media sosial agar diminati oleh masyarakat, bagaimana menyajikan gambar dengan informasi  bukan hanya meng-upload gambar-gambar saja tanpa adanya ilmu di dalam setiap postingan, serta bagaimana membuat reaksi agar diminati oleh pembaca, sesuai dengan tema kunjungan kali ini “Cerdas Bermedsos-Bijak Mengekspos”.
Menurut pengalaman Ike Purwaningsih selaku Pimpinan Redaksi inibaru.id bahwa internet di Indonesia sangat murah dibanding negara yang pernah ia kunjungi yaitu Jerman. Murahnya internet di Indonesia tidak diimbangi dengan literasi pada masyarakat. Oleh karenanya konten-konten yang seharusnya tidak buka, tapi tetap dibuka. Jika memiliki pendidikan yang cukup kita mampu menggunakan media sosial dengan baik.
Perusahaan inibaru.id merupakan portal berita yang mengulas hal-hal unik dan terbaru dari Indonesia. Inibaru.id menyatakan bahwa dengan ulasan yang diekspos diharapkan pembaca bangga menjadi bagian dari Indonesia. Inibaru.id sebuah media yang mengabarkan berita terbaru kondisi Tanah Air juga bearagam konten populer dan layak dikonsumsi oleh generasi millennial Nusantara. “Namun, bukan berarti  berita yang diekspos oleh inibaru.id hanya berita lokal, kita juga akan mengekspos berita Internasional karena warga Negara Indonesia memang perlu berita dari luar Negeri”, tutur Ike Purwaningsih selaku pimpinan redaksi inibaru.id.
Dalam jurnalistik seharusnya ada redaktur. Fungsi redaktur adalah mengarahkan wartawan-wartawan untuk mengekspos atau mencari berita dari sisi mana. Redaktur mempunyai peran penting pada controlling dan juga editing. “Ketika kita terjun pada dunia jurnalistik bukan hanya fokus pada memproduksi artikel, berita dan lain sebagainya, melainkan kita harus tanggung jawab pada posisi atau bidang kita. Struktural sangat penting”, jelas Ike Purwaningsih.
Pada zaman sekarang sering ditemukan postingan modus media sosial baik pada facebook atau media yang lainnya. Dalam dunia jurnalistik judul yang mengandung makna rahasia yang lumayan berlebihan sehingga menarik khalayak untuk membuka dan membacanya disebut click bait. Menurut Urban Dictionary, click bait adalah link (tautan) yang menarik perhatian mata (eyecatching link) di website yang mendorong orang untuk mengklik dan membacanya. “Di inibaru.id kami menghindari hal-hal semacam click bait karena seringnya tidak sesuai antara judul yang berlebihan dengan isinya”, jelas Ike Purwaningsih.
Terdapat kaidah pada jurnalistik yang diperlukan, menurut Galih P. Laksana bahwa harus ada verifikasi agar tidak terjerumus pada jurang hoax. “Untuk media, agar dilihat banyak orang yaitu dengan menyepakati judul tanpa adanya unsur click bait, harus punya ciri khas tulisan, dan kita harus punya target pembaca. Inibaru.id mempunyai target pembaca dari umur 20 tahun hingga 35 tahun”, papar Galih P. Laksana.
Bermedia sosial terlihat mudah, namun tanggung jawab dalam kebenaran menyebar informasi sungguh besar. “Kita harus tahu bahwa apa yang kita sampaikan itu benar adanya, juga dalam bermedia sosial kita harus tahu algoritma (sistem atau schedule) instagram atau media online lainnya. Karena itu akan berpengaruh pada like atau tereksposnya media yang kita punya. Pertama untuk memperkenalkan media yang kita punya adalah dengan cara manual, yaitu kita mengajak teman untuk like dan berkomentar yang berbobot pada postingan kita. Agar postingan tidak terlalu monoton sebaiknya kita masukan konten-konten viral yang baik dan tidak hoax”, jelas Dimas Djamaludin Baharsyah.
Tak terasa waktu sudah menunjukan untuk mencukupkan kegiatan kunjungan ini. Forshei memberikan kenang-kenangan kepada pihak inibaru.id sebagai ucapan terimakasih. Terakhir kader forshei foto bersama dengan Tim inibaru Media untuk kenang-kenangan.

Keseimbangan IS-LM

Tuesday, April 24, 2018 Add Comment

Model IS-LM adalah interpretasi terkemuka dari teori Keynes.Tujuan dari model ini adalah untuk menunjukkan apa yang menentukan pendapatan nasional pada berbagai tingkat harga. Ada dua cara pandang terhadap teori ini: Model IS-LM sebagai model yang menunjukkan apa yang menyebabkan pendapatan berubah dalam jangka pendek  ketika tingkat harga tetap, apa yang menyebabkan kurva permintaan agregat  bergeser. IS menyatakan “Investasi” dan “Tabungan”, sedangkan kurva IS menyatakan apa yang terjadi pada pasar barang dan jasa. LM menyatakan “Likuiditas” dan “Uang”, serta kurva LM menunjukkan apa yang terjadi pada penawaran dan permintaan terhadap uang. Karena mempengaruhi investasi dan permintaan uang, tingkat bunga merupakan variabel yang menghubungkan kedua bagian dari model IS-LM. Pasar barang adalah pasar yang mempertemukan penawaran dan permintaan barang dan jasa. Pasar barang sering diistilahkan dengan sektor riil. Kurva IS menyatakan hubungan antara tingkat suku bunga (i atau r) serta tingkat pendapatan Nasional (Y) yang muncul di pasar barang dan jasa.
Dalam Kurva IS, perpotongan keynesian membuat asumsi yang menyederhanakan bahwa tingkat investasi yang direncanakan I adalah tetap. Investasi yang direncanakan tergantung pada tingkat bunga r dan hubungan diantara keduanya. Kenaikan tingkat bunga menyebabkan investasi yang direncanakan turun, sebaliknya menyebabkan pendapatan turun.
Kebijakan fiskal memiliki dampak pengganda terhadap pendapatan. Hubungan antara Kebijakan Fiskal & Kurva IS yaitu: Pertama, kurva IS menunjukkan tingkat bunga berapapun; kedua, tingkat pendapatan yang mendorong pasar barang menuju ekuilibrium; ketiga, tingkat pendapatan tergantung pada kebijakan fiskal; keempat,  kurva IS menujukkan kombinasi dari tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan ekuilibrium  dalam pasar uang dan pasar jasa; kelima,  kurva IS digambar untuk kebijakan fiskal tertentu; keenam, perubahan-perubahan dalam kebijakan fiskalyang meningkatkan permintaan terhadap barang dan jasa menggeser kurva IS ke kanan; ketujuh, perubahan-perubahan dalam kebijakan fiskal yang mengurangi permintaan terhadap barang dan jasa menggeser kurva IS ke kiri.
Kurva LM menyatakan hubungan antara tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang muncul di pasar uang. Hubungannya dapat dilihat pada teori tingkat bunga, disebut juga teori preferensi likuiditas (theory of liquidity preference). Menurut Teori Preferensi Likuiditas, Keynes “ The General Theory” menjabarkan pandangannya tentang tingkat bunga yang ditentukan dalam jangka pendek likuiditas adalah (teori preferensi likuiditas). Teori itu menyatakan “tingkat bunga disesuaikan untuk menyeimbangkan penawaran dan permintaan untuk aset perekonomian yang paling likuid - uang. Perpotongan keynesian merupakan kerangka untuk kurva IS, sedangkan teori preferensi likuiditas adalah kerangka untuk kurva LM. Teori preferensi likuiditas mengasumsikan adanya keseimbangan uang riil yang tetap, yaitu: Dimana M adalah jumlah uang yang beredar, P adalah tingkat harga, M/P adalah penawaran keseimbangan uang riil
Teori prefensi likuiditas menegaskan bahwa tingkat bunga adalah salah satu determinan dari berapa banyak uang yang ingin dipegang orang. Alasannya adalah bahwa tingkat bunga merupakan biaya oportunitas (opportunity cost) dari memegang uang. Rumus keseimbangan, dimana L (r) menunjukkan bahwa jumlah uang yang diminta tergantung pada tingkat bunga. Penawaran dan permintaan akan keseimbangan uang riil menentukan tingkat bunga yang akan muncul diperekonomian. Yaitu tingkat bunga disesuaikan untuk menyeimbangkan pasar uang.
Tingkat pendapatan mempengaruhi permintaan terhadap uang. Ketika pendapatan tinggi, pengeluaran juga tinggi, sehingga orang terlibat lebih banyak dalam bertransaksi yang mensyaratkan penggunaan uang. Dimana kuantitas keseimbangan uang riil yang diminta berhubungan negatif dengan tingkat bunga dan berhubungan positif dengan pendapatan.
Kebijakan Moneter Mempengaruhi Kurva LM. Kurva LM menyatakan tingkat bunga yang menyeimbangkan pasar uang pada setiap tingkat pendapatan. Tingkat bunga ekuilibrium juga tergantung pada penawaran keseimbangan uang riil, M/P. Kurva LM menunjukkan kombinasi tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan ekuilibrium dalam pasar keseimbangan uang riil. Kurva LM digambar untuk penawaran keseimbangan uang riil tertentu. Penurunan dalam penawaran keseimbangan uang riil menggeser kurva LM ke atas. Kenaikan dalam penawaran keseimbangan uang riil menggeser kurva LM ke bawah.

Pengumuman Kunjungan Media dan Jurnalistik

Monday, April 23, 2018 Add Comment

Assalamualaikum Wr. Wb.

Berdasarkan hasil penilaian terhadap kuisioner kunjungan yang diadakan pada acara SET 2 tanggal 14-15 April 2018, diputuskan bahwa nama-nama dibawah ini dapat mengikuti agenda kunjungan Bidang Media & Jurnalistik yang bertempat di kantor Inibaru.id. Kunjungan dilaksanakan pada hari Rabu 25 April 2018.

1.       Uyun Sundari 2016
2.       Fajri 2016
3.       Hibrah Raisah 2016
4.       M Lizamudin 2017
5.       M Niko Bachtiar 2017
6.       Nisa’ul Hanik 2017
7.       A Mu’tasim Billah 2017
8.       Fitriana 2017
9.       Edi Saifurrahman 2017
10.   Ulfi Zulfikar 2017

Adapun persyaratannya adalah :
1.       Menginstal aplikasi Inibari.id di smartphone masing-masing
2.       Membawa laptop saat acara
3.       Membawa peralatan tulis
4.       Membayar Rp. 10.000 untuk konsumsi dan akomodasi

Demikian informasi dari kami. Untuk informasi lebih lanjut akan kami sampaikan melalui grup whatsaap. Terimakasih atas perhatiannya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.



Semarang, 23 April 2018
Bidang Media & Jurnalistik


Demi Mencetak Kader yang Berkompeten, forshei Gelar Sharia Economist Training 2

Sunday, April 15, 2018 Add Comment

Semarang (16/04)-forshei (Forum Studi Hukum Ekonomi Islam) UIN Walisongo kembali menyelenggarakan SET (Sharia Economist Training) 2 dengan tema “Memproyeksikan Kader yang Berdedikasi Tinggi dan Berkompeten dalam Kultur Organisasi” di Gedung DPW PPP Mangkang. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 14-15 April 2018 dan diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari kader 2017, dan 30 peserta dari panitia termasuk kader 2015, 2016 serta beberapa MPF dan KA-forshei lainnya yang turut andil dalam meramaikan kegiatan tersebut.

SET 2 ini merupakan tingkat kaderisasi jenjang kedua yang dilakukan melalui pelatihan dimana dalam kegiatan tersebut sebagai sarana bagi kader dalam mempersiapkan kepengurusan dan sekaligus sebagai media penyambung ukhuwah diantara para kader maupun KA (Keluarga Alumni) forshei. Bersamaan dengan tema kali ini, kegiatan ini bertujuan untuk mencetak kader-kader yang berkompeten dalam kultur organisasi, mempererat tali silaturahim dengan para kader maupun KA-forshei, memberikan pemahaman dalam mempersiapkan kepengurusan tanpa menghilangkan ruh organisasi yang mengutamakan aspek kekeluargaan dalam berjalannya roda kepengurusan organisasi.
Adapun materi yang disampaikan pada SET 2 ini adalah manajemen tim, manajemen konflik, dan urgensi networking. Materi pertama disampaikan oleh Sdr. Sofa Hasan, S.H.I. Pada materi ini narasumber menerangkan bahwa kerjasama tim menjadi penting, karena kualitas keputusan dan tingkat kreatifitas yang dihasilkan oleh sebuah tim, jauh lebih baik daripada kualitas dan kreatifitas yang dihasilkan oleh individu yang bekerja sendirian. Pada materi kedua disampaikan oleh Sdr. Mamduh, S.E.I. Beliau menerangkan bahwa manajemen konflik sangat berpengaruh bagi anggota organisasi. Pemimpin organisasi dituntut menguasai manajemen konflik agar konflik yang muncul dapat berdampak positif untuk meningkatkan mutu organisasi. Selanjutnya, materi terakhir disampaikan oleh Sdr. M. Fatchurrahman, S.H.I. Beliau menerangkan tentang pentingnya membangun networking dan memberikan tips dalam membangun sebuah komunikasi yang baik. Networking dan komunikasi yang baik mampu mengantarkan kita pada kesuksesan karena kita makhluk sosial sehingga kita membutuhkan bantuan oranglain. “Orang sepintar apapun, jika tidak mudah berkomunikasi tidak akan dikenal,” tandasnya.

Selain diberikan materi, para kader juga mendapatkan beberapa kegiatan yang tidak kalah menarik diantaranya FGD (Forum Grup Discussion), sarasehan, senam sehat dan outbond yang tidak kalah seru nya. Terlihat para kader penuh semangat dan antusias mengikuti berbagai bentuk permainan pada outbond tersebut.

oleh : Desydia Mambaul Ulum (forshei 2016)

E-Magazine Falah Edisi VIII "Bank Wakaf Ventura Solusi Wakaf Kontemporer"

Saturday, April 07, 2018 Add Comment

Wakaf merupakan salah satu instrumen filantropi ekonomi Islam yang berpotensi sebagai akselerator perkembangan ekonomi di Indonesia. Saat ini kedudukan wakaf telah menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, karena wakaf sendiri merupakan aktivitas economic corporation yaitu unsur investasi masa depan dengan mengembangkan harta secara produktif. Jenis wakaf yang dikembangkan tidak hanya aset non finansial tetapi juga aset finansial berupa wakaf tunai. Untuk mendukung aktivitas wakaf tunai di Indonesia, pemerintah berinisiatif untuk mendirikan bank wakaf serta skema operasional yang berlaku sesuai syariah. Dengan begitu keberadaan bank wakaf akan menjadi pelumas ekonomi Indonesia. Berikut ini adalah hasil karya kader forshei dalam bentuk "Majalah Falah Edisi VIII" yang bertujuan untuk mengenalkan masyarakat terhadap proses efektivitas pemanfaatan wakaf dalam mendorong perkonomian Indonesia.

Download E-Magazine Falah Edisi VIII disini

Kebijakan Fiskal

Wednesday, April 04, 2018 Add Comment

Kebijakan fiskal merupakan nama lain dari kebijakan anggaran. Kebijakan anggaran merupakan sebuah kebijakan atau aturan yang diambil pemerintah dalam hal penerimaan dan pengeluaran Negara untuk memperbaiki kondisi terutama kondisi ekonomi. Kebijakan fiskal dilakukan pemerintah dengan mendesain anggaran Negara (APBN) dan mengubah angka-angka agar diperoleh keadaan seperti yang ada pada tujuan penyusunan (APBN). Kebijakan fiskal berbeda dengan kebijakan moneter. Perbedaan kebijakan fiskal dan kebijakan moneter terletak pada pola instrument kebijakannya. Dalam kebijakan moneter pemerintah mengatur jumlah uang yang beredar. Sedangkan pada kebijakan fiskal pemerintah mengendalikan penerimaan dan pengeluaran.
Tujuan kebijakan fiskal, antara lain: Pertama, mengendalikan harga-harga dan untuk mengatasi masalah inflasi, pemerintah dapat menggunakan kebijakan fiskal (anggaran). Kebijakan ini digunakan untuk menstabilkan harga-harga secara umum yang naik saat inflasi. Kedua, kebijakan fiskal digunakan agar keadaan ekonomi membaik. Dengan keadaan ekonomi yang baik diharapkan sektor usaha mengalami kemajuan dan kesempatan kerja akan meningkat. Ketiga, memperbaiki perekonomian secara umum, merupakan tujuan yang vital dari kebijakan fiskal. Hal ini sesuai dengan tujuan pembangunan yang dilakukan pemerintah.
Adapun macam-macam kebijakan fiskal: Pertama, kebijakan anggaran surplus, kebijakan anggaran surplus merupakan kebijakan dimana pemerintah tidak menggunakan seluruh pendapatan untuk pengeluaran sehingga akan menambah tabungan pemerintah. Kebijakan ini dapat berfungsi untuk mengatasi inflasi. Dengan adanya inflasi, harga menjadi naik karena uang lebih banyak dibandingkan dengan barang, sedangkan kebijakan surplus menekankan pengeluaran pemerintah yang pada gilirannya juga mengurangi permintaan barang dan jasa secara agregat (total). Hal inilah yang dapat menyebabkan inflasi turun.
Kedua, kebijakan anggaran defisit, kebijakan anggaran defisit merupakan kebalikan dari kebijakan anggaran surplus. Kebijakan ini didasarkan atas pengeluaran yang lebih besar daripada pendapatan. Kekurangan akan pendapatan ini biasanya akan diatasi dengan sebuah pinjaman, baik itu pinjamnan dari dalam maupun dari luar negeri. Kebijakan anggaran defisit ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Untuk mengukur anggaran defisit ada empat cara, yaitu dapat dihitung dengan defisit konvensional, yaitu perhitungan defisit berdasarkan selisih belanja total dan pendapatan total, termasuk hibah. Defisit moneter, yaitu selisih belanja total pemerintah di luar pembayaran pokok atau utang dengan pendapatan total di luar penerimaan utang. Defisit operasional, yaitu perhitungan anggaran defisit yang diukur dalam nilai riil dan bukan dalam nilai nominal. Defisit primer, yaitu selisih belanja di luar pembayaran pokok dan bunga utang dengan pendapatan total.
Ketiga, kebijakan anggaran berimbang, kebijakan berimbang adalah bentuk anggaran dimana realisasi pendapatan Negara sama dengan besarnya jumlah realisasi pengeluaran atau belanja Negara. Melalui kebijakan ini pemerintah menyesuaikan pengeluaran dan belanjanya. Hal ini disesuaikan dengan penerimaan yang dimiliki Negara sehingga antara penerimaan dan pengeluaran sama berimbang. Kebijakan anggaran berimbang memiliki kekurangan. Kekurangannya adalah ketika deflasi, dimana uang yang beredar lebih sedikit dari kebutuhan masyarakat, harga, produksi, dan investasi turun sehingga kegiatan ekonomi turun. Anggaran belanja yang turun menyebabkan kegiatan ekonomi juga turun sehingga pertumbuhan ekonomi terhambat.